Fri05182012

Last update10:18:22 AM

Lintas Jabar

Gubernur Sidak Kantor Dinkes Jabar

PASTEUR, (GM)- Stok penyangga (buffer stock) obat untuk bencana alam serta penyakit massal di Jawa Barat dalam kondisi aman. Hal itu terungkap saat Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Kesehatan Jabar, Senin, (12/3). "Antisipasi lebih baik daripada nanti terjadi sesuatu di luar dugaan," ucap Ahmad Heryawan kepada wartawan usai sidak, kemarin.

 

Ia mengatakan, buffer stock obat merupakan obat yang disiapkan Departemen Kesehatan diperuntukkan bagi keperluan bencana. Buffer stock tersebut juga untuk membantu kabupaten/kota yang membutuhkan obat untuk pelayanan kesehatan dasar. Bahkan persediaan tersebut juga untuk membantu kabupaten/kota yang mengalami kekosongan obat.

Heryawan membantah jika kedatangannya terkait dengan isu munculnya kasus flu burung (H5N1) di berbagai daerah akhir-akhir ini. Apalagi sidak yang dilakukan bukan juga karena adanya kasus di tubuh Dinkes. "Ini hanya kunjungan, tidak ada sangkut-pautnya dengan flu burung. Melalui kunjungan ini, merupakan satu birokrasi terutama dalam menjalankan visi misi gubernur yang belum tersentuh," tuturnya.

Ia menyatakan, buffer stock obat yang ada di wilayah Dinkes Jabar menyediakan berbagai jenis obat yang berhubungan dengan kejadian luar biasa (KLB) dan penyakit massal serta imunisasi. Bukan obat-obatan yang diperlukan untuk orang berpenyakit. "Setidaknya hal itu semua harus tersedia sehingga jika diperlukan maka tersedia. Khususnya, ketika di daerah terjadi kekurangan obat, Dinkes dapat memberikan bantuan obat-obatan tersebut," tandasnya.

Selama pantauan yang didampingi oleh Kadinkes, dr. Alma Luchyati, Heryawan mengaku puas. Terlebih, kondisi kantor Dinkes Jabar tampak bersih. "Ini clean (bersih) sesuai dengan yang saya harapkan," ucapnya. Ia menyatakan, Dinkes yang termasuk dalam ruang publik memang seharusnya bersih. Jika kotor apalagi tidak terawat, maka dikhawatirkan akan menjadi tidak nyaman, tidak enak dipandang mata hingga menjadi sarang penyakit. (B.107)

Sumber: Harian Galamedia - Selasa, 13 Maret 2012

AddThis Social Bookmark Button