Mon07282014

Last update12:58:32 PM

PEMKAB HENTIKAN PENERBITAN IZIN

TASIKMALAYA– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya akhirnya menandatangani moratorium penambangan pasir besi. Dengan demikian, penerbitan izin bagi perusahaan penambang akan dihentikan. Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi Pemkab Tasikmalaya Hendi Suhandi mengatakan, setelah ditandatanganinya moratorium tidak lantas semua aktivitas penambangan pasir besi berhenti beroperasi. Sebab, ada tiga tahap dalam moratorium yakni, yang ilegal dan habis izin langsung berhenti beroperasi dan sisanya masih menunggu habis masa izin sampai diberlakukannya Undang-Undang Wilayah Pertambangan No 4 Tahun 2009.

”Namun yang jelas setelah adanya moratorium ini penerbitan izin penambangan pasir besi akan dihentikan, kemudian untuk yang ilegal dan habis masa izin jika masih beroperasi maka akan berhadapan dengan ranah hukum karena itu sudah tugas Satpol PP dan polisi,” tegas Hendi. 

Read more...

BUPATI PANGGIL SEMUA PENGUSAHA PASIR BESI

TASIKMALAYA– Bupati Tasikmalaya UuRuzhanulUllumakan mengumpulkan semua pengusaha penambangan pasir besi yang beroperasi di wilayah Tasikmalaya Selatan. Mereka dikumpulkan untuk menyosialisasikan moratorium penambangan pasir besi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. ”Pengumpulan para pengusaha tambang pasir besi penting dilakukan, karena sesuai dengan hasil kajian tim yang dibentuk pemerintah, semua perusahaan tambang melanggar aturan dan direkomendasikan untuk dihentikan operasionalnya,” ujar Uu.

Uu menegaskan, berdasarkan kajian tim pemerintah,seluruh perusahaan tambang melanggar aturan, baik yang tertuang dalam izin usaha penambangan (IUP),administrasi,teknis, juga pengelolaan lingkungan. Uu menambahkan, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah jangan sampai mengakibatkan masalah, khususnya di kalangan pengusaha. Makanya, harus disosialisasikan terlebih dahulu agar semuanya paham dan mengerti dengan persoalan yang dihadapi. 

Read more...

PANAS BUMI BELUM TERGALI MAKSIMAL

TASIKMALAYA– Kabupaten Tasikmalaya memiliki lima potensi panas bumi yang hingga saat ini belum tergali secara maksimal, disebabkan minimnya anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Salah satunya adalah potensi panas bumi Karaha Bodas di Kecamatan Kadipaten. Namun, panas bumi Kahara Bodas akan dieksploitasi oleh PT Pertamina. Potensi panas bumi lainnya yakni di Gunung Galunggung, Kecamatan Sukaratu; Cipanas Cipacing, Kecamatan Ciawi; Cigunung,Kecamatan Parungponteng; dan Cipanas, Kecamatan Cipatujah. Di beberapa potensi panas bumi tersebut hanya baru dimanfaatkan untuk pemandian air panas saja, namun gas bumi yang terpendam di dalamnya belum tergali.

“Potensi itu memang ada, namun untuk menggalinya butuh investasi yang tidak sedikit sehingga pemerintah daerah tidak akan mampu dan jalan satu-satunya hanyalah dengan menggandeng investor. Padahal jika dimaksimalkan saya berkeyakinan potensi itu akan mampu menyejahterakan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, sesuai yang dicita-citakan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum,” papar Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemkab Tasikmalaya Nana Sumarna. Dalam waktu dekat, Dinas Pertambangan dan Energi Pemkab Tasikmalaya berencana untuk mengikuti ekspose yang digelar Pemprov Jabar mengenai potensi panas bumi. Diharapkan investor bisa mengetahui potensi panas bumi yang ada sehingga bisa digali secara maksimal. 

Read more...

BUPATI TASIKMALAYA RAIH PENGHARGAAN MURI

TASIKMALAYA– Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ullum menerima penghargaan Museum rekorIndonesia(Muri) yangdiserahkan langsung Ketua Muri Jaya Suprana pada acara puncak Festival Tambora di Seasons City Tambora, Jakarta Barat, kemarin. Penghargaan diberikan karena pembuatan tas anyaman terbesar yang terbuat berbahan daun pandan hasil pengrajin KabupatenTasikmalaya. Tas anyaman berbahan dasar daun pandan yang dibuat oleh tujuh pengrajin dari Kabupaten Tasikmalaya itu dinyatakan sebagai tas anyaman terbesar se-Indonesia dan sedunia.

Tas tersebut dikerjakan selama 420,5 jam dengan ukuran 10 meter x 2 meter, tinggi 6 meter yang didalamnya terdapat rangka dari baja ringan sebanyak 196 batang. Hasil kerajinan itu mengalahkan pengrajin dari daerah lain yang juga mencoba memecahkan rekor yang sama. “Rekor ini merupakan wujud dari kepedulian manajemen Seasons City yang telah memberikan ruang dan kesempatan kepada penerintah daerah khususnya para pengrajin untuk dapat mempromosikan produk-produk pengrajin dari Kabupaten Tasikmalaya. 

Read more...

BUPATI MINTA TRUK GAJAH DITINDAK

TASIKMALAYA, TRIBUN - Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, memanggil Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo), Selasa (12/4), terkait rusaknya jalan tembus Singaparna-Ciawi (Cisinga). Uu meminta Dishub segera menyetop semua truk "gajah" yang melintas jalan prestisius itu.

"Jalan belum selesai masa sudah rusak lagi, padahal susah-susah dibangun dengan dana puluhan miliar. Itu gara-gara daya beban jalan yang tidak sesuai dengan kendaraan yang melintas," tandas Bupati, di kantor Pemkab Tasikmalaya, Jalan Bojongkoneng, Singaparna, dengan nada prihatin.

Read more...