Home Lintas Kabupaten Kota Kota Cimahi DPRD DESAK PEMKOT AMBIL ALIH PDAM TIRTA RAHARJA
DPRD DESAK PEMKOT AMBIL ALIH PDAM TIRTA RAHARJA PDF Print E-mail
Friday, 05 March 2010 15:19
Cimahi(SI) – DPRD Kota Cimahi meminta eksekutif segera mengambilalih pengelolaan air bersih yang selama ini dikelola Pemkab Bandung.Ketua Komisi III Ahmad Gunawan mengatakan, saat ini keberadaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja Kabupaten Bandung berada di Kelurahan Cipageran,Kota Cimahi.

”Pada prinsipnya jika mengacu kepada UU No 9/2001 tentang Pembentukan Kota Cimahi,semua aset yang berada di daerah otonom seharusnya menjadi milik daerah otonom itu tadi. Jadi, sebaiknya Pemkab Bandung jangan serakah,” ujar Ahmad di Gedung DPRD Kota Cimahi kemarin. Selama ini, kata dia, memang Kabupaten Bandung yang mengatur pengelolaan air bersih untuk Kota Cimahi. Seharusnya pengaturan itu diambilalih Kota Cimahi karena secara geografis lokasi PDAM berada di Cimahi.Pihaknya juga mendesak Pemkot Cimahi berupaya melakukan lobi-lobi kepada Pemkab Bandung terkait masalah ini.

Meskipun saat ini anggaran untuk membeli aset Kabupaten Bandung itu belum ada, hal tersebut bisa dialokasikan pada APBD Perubahan (APBDP) Kota Cimahi 2010 nanti. ”Yang penting kita susun dulu format dan regulasinya mulai saat ini. Kami sendiri siap untuk mengawal pengambilalihan aset ini melalui regulasi yang harus ditempuh sesuai dengan UU No 9/2001 tadi,” jelas Ahmad. Menurut dia,DPRD Kota Cimahi sebenarnya bisa melakukan lobilobi politik kepada DPRD Kabupaten Bandung tentang pengambilalihan PDAM Tirta Raharja ini,namun kebijakan lebih kuat dan mengikat ada di tingkat eksekutif. Urgensi pengambilalihan pengelo laan PDAM ini didasarkan oleh kebutuhan air bersih di Kota Cimahi yang cukup memprihatinkan.

Sudah tiga tahun terakhir Kota Cimahi, terutama di kawasan Cimahi Utara kekurangan air, apalagi di musim kemarau. Sementara itu, berdasarkan informasi debit air tanah pada musim kemarau di Kota Cimahi menyusut drastis,apalagi kondisi air tanah di dekat lokasi industri.Kepala Dinas Penyehatan Lingkungan dan Kebersihan (DPLK) Kota Cimahi Suryani menyebutkan, DPLK sudah memberikan pasokan air bersih kepada warga yang lokasinya berdekatan dengan industri. ”Kami sudah berikan pasokan air bersih melalui 100 truk tangki.Kami juga sudah membangun beberapa pipa artesis sehingga kebutuhan air mulai berkurang,”ujar Suryani.

Dia menjelaskan,penyusutan air ini disebabkan dari berkurangnya air di hulu seperti di Situ Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (radi saputro)

Sumber : Harian Seputar Indonesia, Jum'at, 05 Maret 2010