Home Lintas Kabupaten Kota Kota Cimahi JALAN LINGKAR CIMAHI TERANCAM MOLOR
JALAN LINGKAR CIMAHI TERANCAM MOLOR PDF Print E-mail
Friday, 05 March 2010 15:15
Cimahi(SI) – Rencana pembangunan jalan lingkar utara Kota Cimahi yang melintasi Kelurahan Pasirkaliki terancam molor.Pasalnya,anggaran untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan tersebut tidak masuk dalam APBD 2010.

Wali Kota Cimahi Itoc Tochija mengatakan, pembangunan jalan lingkar utara terkendala dana. “Padahal, jalan tersebut sangat dibutuhkan. Paling tidak, dana pembebasan lahan untuk pembangunan jalan lingkar utara ini bisa diajukan dalam APBD Perubahan 2010. Kalau sudah ada lahannya, lalu diperkeras, itu sudah bisa menolong,” ungkap Itoc di Gedung Pemkot Cimahi kemarin. Dia menyebutkan, jika alokasi anggaran untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan dialokasikan pada APBD Perubahan 2010, pengerjaannya akan mulai dilakukan tahun ini. Diharapkan, jalan ini bisa selesai dikerjakan dua tahun yang akan datang.

Jika jalan lingkar utara ini sudah terealisasi, wajah Kota Cimahi bisa berubah. Pasalnya, konsep pembangunan di Kota Cimahi tidak mengenal ada bagian depan dan bagian belakang, sehingga seluruh sisi kota adalah muka atau depan. Hingga saat ini, jelas Itoc, pemerintah belum melakukan tawarmenawar harga dengan masyarakat yang tanahnya akan terkena pembebasan lahan karena khawatir akan dinaikkan. “Untuk menghindari spekulasi harga tanah di daerah tersebut, Pemkot Cimahi berpatokan pada nilai jual objek pajak (NJOP).Jadi, kita akan membayar sesuai dengan NJOP-nya,”tandas Itoc.

Sementara itu,Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cimahi Didi Ahmad Djamhir mengatakan, masalah anggaran memang menjadi kekhawatiran pelaksanaan proyek jalan lingkar utara Kota Cimahi. Hal ini akan mengakibatkan molornya waktu pengerjaan jalan lingkar utara. “Alokasi anggaran yang diajukan dalam APBD perubahan itu sebesar Rp7 miliar untuk pembebasan lahan atau tanah.Namun, anggaran sebesar itu dikhawatirkan masih belum mencukupi untuk pembebasan lahan.Pasalnya,tidak semua masyarakat menerima usulan harga yang diusulkan Pemerintah Kota Cimahi.

Usulan harga yang ditawarkan Pemkot Cimahi untuk pembebasan lahan tersebut sekitar Rp600.000–700.000 per meter persegi.Tapi belum tentu masyarakat bisa menerima harga itu,” jelas Didi. (radi saputro)

Sumber : Harian Seputar Indonesia, Jum'at, 05 Maret 2010