Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 118 guests onlineJajak Pendapat
| MENDESAK, PERBAIKAN JALAN RUSAK DI KOTA BEKASI |
|
|
|
| Friday, 14 August 2009 13:51 |
|
Bekasi, (PR).-
Masalah infrastruktur jalan dinilai warga Bekasi sebagai masalah yang mendesak untuk segera ditangani melebihi pendidikan dan kesehatan. Berdasarkan hasil polling di situs web Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, sebanyak 55 persen warga yang mengikuti polling tersebut menilai perbaikan infrastruktur jalan sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Setelah aspek infrastruktur jalan, sebanyak 27 persen warga Kota Bekasi menilai kesehatan dan pendidikan sebagai hal yang perlu segera ditangani. Sisanya, sebanyak sembilan belas persen warga mementingkan aspek kemiskinan dan pengangguran sebagai masalah yang harus segera ditangani. Menurut sejumlah warga yang ditemui pada Kamis (13/8), jalan merupakan akses mereka untuk bekerja sehingga sangat mendesak untuk diperbaiki. Menurut warga, meski ada usaha pemkot untuk memperbaiki sejumlah jalan yang rusak akhir-akhir ini, hal itu belum cukup. Sebab, jalan yang rusak di Kota Bekasi sangat banyak, sedangkan dana untuk perbaikannya masih minim. Beberapa contoh jalan yang masih rusak parah, yakni Jln. Jati Kramat, Jln. Hasibuan, dan Jln. Chairil Anwar. Yasin (35), warga Rawa Lumbu Kota Bekasi, mengungkapkan kerusakan jalan dan saluran air menyebabkan aktivitas warga terhambat. Sebab, jalan yang rusak menyebabkan kemacetan. Saluran air yang rusak pun akan menyebabkan kemacetan dan banjir saat musim hujan. Tambah semrawut Meski saat ini perbaikan jalan di Kota Bekasi tengah dikerjakan, projek perbaikan jalan itu malah menambah semrawut kondisi jalan di Kota Bekasi. Pasalnya, sebagian besar jalan yang diperbaiki merupakan jalan utama penghubung antardaerah di Kota Bekasi. Akibatnya, kemacetan panjang pun tak terhindarkan di sejumlah ruas jalan, seperti Jln. K.H. Noer Ali, Jln. Siliwangi, Jln. Ratna, Jln. Ahmad Yani, serta Jln. Jati Makmur. Masyarakat pun mulai mengeluhkan hal itu dan berharap perbaikan jalan cepat selesai. Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi, Lindon Tampubolon membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasi, Rabu (12/8). Menurut dia, sejumlah perbaikan jalan dijadwalkan selesai sebelum musim mudik Lebaran atau H-10 nanti. (A-155)***
Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Jum'at 14 Agustus 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



