Home Lintas Kabupaten Kota Kota Bandung TANAMAN BERACUN DIGANTI
TANAMAN BERACUN DIGANTI PDF Print E-mail
Saturday, 31 January 2009 06:56
Bandung, (PR).-
Terkait dengan adanya beberapa jenis tanaman beracun yang mudah ditemui di Kota Bandung, Wali Kota Bandung Dada Rosada meminta agar tanaman-tanaman tersebut diganti. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

"Memang belum ada korban yang diakibatkan oleh racun dari tanaman tersebut. Namun, kita tidak perlu menunggu jatuh korban dahulu," ungkap Dada, Jumat (30/1). Ia ditemui seusai acara pemberian stimulan honor kepada 1.200 guru mengaji dan guru madrasah Kota Bandung, di Masjid Raya Al Ukhuwah, Jln. Wastukancana, Kota Bandung, .

Dada menjelaskan, penggantian tanaman beracun tersebut akan disesuaikan dengan lokasi tempat tumbuhnya. Jika tanaman itu tumbuh di median jalan, misalnya, ungkap Dada, akan diganti dengan tanaman yang lebih cocok untuk lahan yang tak terlalu luas dan sistem perakarannya tak merusak aspal jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan Kota Bandung Yogi Suparjo mengatakan, pihaknya tengah mengkaji tanaman beracun tersebut dari berbagai ahli dan literatur.

"Kami sedang mendata dan mengkaji pengaruh positif dan dampak negatif dari tanaman-tanaman tersebut. Sebab, memang di satu sisi mengandung racun, namun di sisi lain ada juga manfaat dari tanaman itu," katanya.

Sebagai contoh, menurut dia, tanaman mentega (Nerium oleander) memiliki zat yang bisa mematikan apabila terkonsumsi. Namun, jika dalam takaran yang tepat, tanaman tersebut bisa menjadi obat diare. "Oleh karena itu, kami sedang memperhitungkan dahulu pengaruh positif dan dampak negatifnya. Namun, jika lebih banyak negatif, ya tentu akan ada tindakan," ujar Yogi.

Pelajaran

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Al Fikri Muchsin mengungkapkan, tanaman-tanaman tersebut sebaiknya dipindahkan. Bagaimanapun, kata Muchsin, meski tanaman tersebut dimaksudkan untuk menambah nilai estetika kota, aspek keamanan dan kenyamanan warga tetap menjadi hal utama.

Menurut Muchsin, dengan adanya penemuan tanaman beracun tersebut, diharapkan Dinas Pertamanan agar lebih jeli dan lebih memperdalam pengetahuan mengenai tanaman.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa tanaman hias di Kota Bandung mengandung racun, seperti pada jenis tanaman mentega, bintaro, mindi, dan saga. Berdasarkan data pemkot, saat ini sedikitnya terdapat 250 batang pohon mentega yang ditanam di tepi ataupun median jalan di Kota Bandung. (A-188)*** 

Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Sabtu 31 Januari 2009

 

Slide


teaplantation.jpg

Berita Lain