Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 115 guests onlineJajak Pendapat
| DEWAN KAGET PERSIB MASIH DIANGGARKAN |
|
|
|
| Friday, 12 December 2008 14:29 |
|
"Nyelonong" Rp 17,4 Miliar di RAPBD 2009 Tiah SM, Deni Ahmad fajar Bandung, Tribun- Ketua Panitia Anggaran APBD Kota Bandung Lia Noer Hambali mengaku terkejut dengan masih tercantumnya dana hibah untuk Persib Bandung di Pos Kesejahteraan Rakyat (Kesra), padahal Persib sekarang sudah mau berbentuk perseroan terbatas (PT). "Persib mau berbentuk PT tapi masih mengajukan dana hibah. Jelas akan kami coret karena tak ada payung hukumnya," ujar Lia, Kamis (11/12). Dalam RAPBD 2009 yang diajukan Pemerintah Kota Bandung, Pemkot mengajukan dana hibah untuk Persib sebesar Rp 17,5 miliar di RAPBD 2009. Dana hibah untuk Persib itu "nyelonong" di pos Kesra dan Kemasyarakatan Bersatu. Menurut Lia, pihak eksekutif selalu mencari celah dana APBD untuk Persib dengan berbagai cara, termasuk kemungkinan jika ada celah mengubah peraturan daerah (perda). "Dewan tidak akan sembarangan dan gampang menyetujui dana hibah untuk Persib. Mestinya Pemkot sudah tidak memikirkan Persib lagi karena sudah berbentuk PT, berarti milik swasta murni," ujar Lia. Anggota panitia anggaran lainnya, Henry Pantas Panggabean dan Teddy Rusmawan, mempertanyakan payung hukum dana hibah untuk Persib, apalagi sudah berbentuk PT. "Kalau berbentuk PT, tidak bisa mengambil dana APBD sebagai penyertaan modal, apalagi hibah," ujar Henry. Menurut Henry, tidak ada aturannya penyertaan modal untuk sebuah PT kecuali BUMD, lagi pula penyertaan modal untuk Persib tidak akan menguntungkan karena bukan lembaga penghasil. "Pihak eksekutif belum menjelaskan secara rinci penambahan dana hibah Rp 26 miliar," ujar Henry. Dari dana hibah sebesar Rp 33 miliar itu, Rp 17,5 miliar di antaranya untuk Persib, untuk KONI Rp 10 miliar, Porkes Rp 1 miliar, MUI Kota Bandung Rp 2 miliar, Forum Komunikasi Umat Beragama Kota Bandung Rp 750 juta, FKPP sebesar Rp 1,2 miliar, Forum Silaturahmi Ormas Islam Rp 100 juta, dan beberapa Pondok Pesantren masing-masing Rp 100 juta. Adapun bantuan sosial sebesar Ro 56,9 miliar di antaranya untuk rumah kumuh Rp 1,5 miliar, penanggulangan demam berdarah Rp 20 juta, Komisi Penanggulangan AIDS Kota Badnung Rp 275 juta, dan Pokjanal lanjut usia Rp 25 juta. Ketua Umum Persib yang juga Wali Kota Bandung, Dada Rosada, kemarin secara resmi telah memilih pendiri PT Persib Bandung Bermartabat, yaitu Yoyo S Adiredja, Uce K Suganda, dan Iwan Darmawan Hanafi. Dengan terbentuknya badan hukum Persib berupa PT, kata Dada, Persib sudah terlepas dari Pemerintah Kota Bandung. "Tapi setelah jadi PT, Persib tidak lagi bisa mendapat dana dari APBD," jelas Dada. Namun Dada mengatakan Pemkot Bandung tidak mungkin akan benar-benar tidak terlibat dari Persib. Dada berharap Persib akan tetap jadi aset dan kebanggaan masyarakat Bandung. Dada akan berusaha melibatkan modal pemerintah walaupun tidak melalui APBD.
Sumber: Tribun Jabar, Juma'at 12 Desember 2008 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



