Home Lintas Kabupaten Kota Kab. Sukabumi KERUGIAN PUTING BELIUNG CAPAI Rp 1,1 MILIAR
KERUGIAN PUTING BELIUNG CAPAI Rp 1,1 MILIAR PDF Print E-mail
Tuesday, 09 March 2010 07:43
Sukabumi (SI) – Satuan Pelaksana (Satlak) Penanggulangan Bencana Kabupaten Sukabumi mencatat jumlah kerugian material akibat bencana angin puting beliung di Desa/Kecamatan Nyalindung mencapai Rp1,1 miliar.

Satlak juga mendata jumlah rumah rusak hingga kemarin, sebanyak 316 rumah, dengan perincian 54 rumah rusak berat, 125 rumah rusak sedang, dan 124 rumah rusak ringan. Selainitu,jumlahfasilitasumum yang rusak sebanyak 13 unit. Fasilitas umum tersebut di antaranya gedung olahraga (GOR) dan Kantor Desa Nyalindung.

Bangunan rumah dan fasilitas umum itu tersebar di sembilan perkampungan yakni di Kampung Nyalindung, Pasangrahan, Legokcawu, Cirawa, Citalahap, Kudang, Panghegar, Cigondok, danDesa Nyalindung. Darisembilan perkampungan itu,kerusakan terparah ditemukan di empat daerah, yakni Kampung Legokcawu, Panghegar, Cirawa,dan Nyalindung.

”Dari hasil penghitungan keseluruhan kerusakan rumah dan fasilitas umum, kerugian diperkirakan mencapai Rp1,1 miliar. Langkah selanjutnya yang akan dilakukan pemerintah daerah yaitu rehabilitasi bangunan. Sebagai tahap awal, bantuan berupa atap bangunan,” ujar Bupati Sukabumi Sukmawijaya saat berkunjung ke lokasi bencana di Kampung Legokcawu dan Panghegar,kemarin.

Pemkab Sukabumi telah menyediakan tenda sebagai lokasi pengungsian sekaligus bantuan natura berupa 600 kg beras dan mi instan. Sementara,Wakil Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, perlu pembangunan lokasi evakuasi sejenis bunker bagi penyelamatan warga dari ancaman bencana alam. Selain itu, hal penting lain adalah pemasangan alat pendeteksi.

”Sepertinya perlu dibangun bunker di setiap daerah rawan bencana agar warga selamat,”katanya. Sebelumnya, Sekretaris Desa Nyalindung Cece Irawan mengatakan, jumlah rumah rusak berat dan ringan mencapai 370 unit,namun itu berpotensi bertambah mencapai 500 rumah. (toni kamajaya)

Sumber : Harian Seputar Indonesia, Selasa 09 Maret 2010