Home Lintas Kabupaten Kota Kab. Subang KEJARI MULAI USUT JAMKESMAS
KEJARI MULAI USUT JAMKESMAS PDF Print E-mail
Friday, 11 December 2009 14:36
Subang(SI) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Subang mulai mengusut kasus Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).Tim kejaksaan sudah memintai keterangan sejumlah saksi.

Kajari Subang Yusron mengatakan, untuk menyelidiki kasus Jamkesmas, pihaknya sudah mengundang empat saksi untuk dimintai keterangan,tetapi yang baru memenuhi panggilan hanya dua orang.Dalam kasus ini,kejaksaan baru melakukan tahap pengumpulan data untuk menelusuri kebenaran dugaan kasus yang dilaporkan LSM Forum Masyarakat Peduli (FMP) Subang. “Ini masih pengumpulan data untuk menelusuri kebenaran atau kesalahan ada atau tidak,” ujarnya kemarin.

Ketua FMP Subang Asep S Toha memaparkan, pelaporan tersebut terkait munculnya kecurigaan di masyarakat terkait pasien Jamkesmas yang disarankan membeli obat di luar RSUD.Padahal,pasien yang memegang kartu Jamkesmas seharusnya memperoleh semua fasilitas kesehatan. Dia menduga,di satu sisi pasien membeli obat di luar rumah sakit, di sisi lain RSUD mengklaim biaya pengobatan itu ke Departemen Kesehatan. “Yang kami khawatirkan, pasien disarankan membeli obat di luar, di satu sisi RSUD mengklaim pembelian obat ke pemerintah pusat,”terang Asep.

Kasus tersebut mencuat setelah puluhan aktivis FMP Subang menggelar aksi di RSUD Ciereng, Dinas Kesehatan, dan Kejari Subang beberapa pekan lalu. Bahkan, saat itu Komisi D DPRD Kabupaten Subang memanggil Dinas Kesehatan dan RSUD Ciereng untuk mengonfirmasi soal hakhak pasien Jamkesmas. Pada kesempatan itu, Direktur RSUD Ciereng Aseng Junaedi membenarkan adanya beberapa pasien Jamkesmas yang disarankan membeli obat di luar RSUD. Ini karena ketersediaan obat di RSUD dalam keadaan kosong. (annas nashrullah)

Sumber : Harian Seputar Indonesia, Jum'at, 11 Desember 2009