Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 117 guests onlineJajak Pendapat
| PT SANG HYANG SERI GENJOT PRODUKSI 250% |
|
|
|
| Thursday, 26 November 2009 12:50 |
|
Subang, (PR).-
Produsen tunggal benih padi nasional, PT Sang Hyang Seri, meningkatkan produksi benih padi hibrida sampai 250 persen untuk musim tanam akhir 2009/awal 2010. Langkah tersebut sebagai upaya meningkatkan pasokan benih padi hibrida dalam negeri, untuk berkompetisi dari dominasi benih padi hibrida impor. Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Eddy Budiono, di Subang, Rabu (25/11) mengatakan, sampai kini pasokan produksi benih padi hibrida dalam negeri hanya mencapai 10 persen, dari kebutuhan benih padi hibrida nasional yang setahunnya sekitar 20.000 ton. Padahal, peningkatan pasokan dan penggunaan benih padi hibrida menjadi salah satu upaya percepatan peningkatan produksi beras nasional. Disebutkan, sampai akhir tahun 2009, produksi benih padi hibrida nasional, di mana PT Sang Hyang Seri selaku produsen tunggal, masih berkisar 2.000-an ton. Namun mulai awal tahun 2010, diharapkan produksi dan pasokannya mencapai 5.000-an ton, termasuk di antaranya rencana ekspor puluhan ton benih ke Filipina dan Bangladesh. "Kami juga terus menarik minat para petani agar lebih menyukai benih padi hibrida, terutama di Jabar yang minatnya sampai kini jauh lebih rendah dibandingkan di Jatim," katanya. PT Sang Hyang Seri juga melakukan panen perdana akhir tahun 2009 atas produksi benih padi hibrida SL8-SHS, pada lahan kemitraan di wilayah Regional-I Subang, Kec. Sukamandi, Subang, Selasa (24/11), yang disaksikan sejumlah anggota Komisi IV DPR-RI. Produksi benih padi hibrida PT Sang Hyang Seri dilakukan secara kemitraan dengan petani, dengan pola bagi hasil pada lahan seluas 900 hektare, di mana per KTP petani mengerjakan lahan masing-masing dua hektare. General Manajer Wilayah-I PT Sang Hyang Seri, Taris Medihartono, mengatakan, untuk mendampingi dan meningkatkan kemampuan para petani dalam menggunakan benih padi hibrida, dilakukan penambahan jumlah personel tenaga ahli. Cara tersebut hanya dilakukan PT Sang Hyang Seri agar para petani juga lebih mudah menguasai teknis dan berkonsultasi, tak seperti halnya para pemasok benih padi impor. (A-81) *** Sumber : Harian Pikiran Rakyat, Kamis, 26 November 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



