Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 91 guests onlineJajak Pendapat
| KELENGKAPAN DPRD MEMBENGKAK |
|
|
|
| Friday, 30 October 2009 06:20 |
|
Subang(SI) – Alat kelengkapan DPRD Kabupaten Subang membengkak.Kelengkapan itu yakni Badan Urusan Rumah Tangga (BURT),Badan Musyawarah (Bamus),Badan Legislasi,Badan Anggaran,dan Badan Kehormatan (BK).
Hal ini berpotensi memboroskan anggaran keuangan daerah. Karena itu,Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi (El-Sid) Subang mengimbau rakyat agar mengawasi kinerja DPRD. Ketua El-Sid Subang Irvan Mulyawan menyatakan empat badan baru itu secara otomatis berpeluang bertambahnya anggaran. Namun, secara substansi dia tidak mempermasalahkan anggaran yang dikeluarkan sesuai peruntukkan. Hanya, yang harus dikawal adalah anggaran yang muncul saat pelaksanaan kinerja dari badanbadan DPRD tersebut. “Sesuai fungsinya, badan-badan DPRD itu cukup membantu dalam kerangka semangat transparansi dan akuntabilitas. Tapi yang kami khawatirkan,keberadaan badan itu justru malah mengakibatkan pemborosan anggaran,” ujar Irvan,kemarin. Dia mencontohkan, keberadaan BURT yang secara tidak langsung memantau pengeluaran dan belanja anggaran rumah tangga yang selama ini ditangani Sekretariat Dewan, yang seharusnya lebih menghemat terjadi sebaliknya. “Misalnya saat dipegang Sekretariat Dewan untuk proyek A hanya mengeluarkan Rp10 juta, tapi setelah ada BURT malah membengkak. Ini yang harus diawasi,” tandasnya. Wakil Ketua Panitia Khusus Tata Tertib DPRD Subang Sugiyanto mengatakan, keberadaan itu bisa mendorong optimalisasi kinerja anggota DPRD.Karena dengan kelengkapan badan DPRD itu,fungsi pengawasan, budgeting, dan pengawasan DPRD semakin terarah. “Contohnya ketika ada pembangunan fisik di DPRD, sejauh ini kami hanya tahu jadi, DPRD tidak tahu berapa besaran anggaran yang dikeluarkan.Tapi setelah ada BURT, kami bisa mengetahui besarannya berapa,”paparnya. Untuk mewakili setiap masingmasing partai di DPRD, personel badan DPRD itu sudah ditetapkan dalam tatib. BURT berjumlah 13 orang,Bamus 21 orang, Badan Legislasi 11 orang, Badan Anggaran 23 orang,dan BK 5 orang. Personel yang mengisi formasi tersebut bukan mewakili individu, tapi sebagai perwakilan partai. Sehingga di tengah jalan bisa saja dilakukan pergantian atas usulan parpol. Saat ditanya bertambahnya kelengkapan DPRD berdampak pada pemborosan anggaran, Sugiyanto menjawab diplomatis. “Bisa saja nantinya lebih hemat dalam penggunaan anggaran,tapi bisa juga sebaliknya,” kilah Sugiyanto. (annas nashrullah)
Sumber: Harian Seputar Indonesia, Jum'at 30 Oktober 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



