Home Lintas Kabupaten Kota Kab. Majalengka TANGGUL CIMANUK SEGERA DIPERBAIKI
TANGGUL CIMANUK SEGERA DIPERBAIKI PDF Print E-mail
Thursday, 25 February 2010 12:01
Majalengka(SI) – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung Wilayah Cirebon segera memperbaiki tanggul Cimanuk yang rusak di Kabupaten Majalengka.

Saat ini,BBWS masih mengkaji dan akan diperbaiki pada tahun ini juga. “Kami sedang mengkaji dan menghitung berapa kebutuhan anggaran pembangunan tanggul permanen di Blok Kelewih, Desa/ Kecamatan Jatitujuh; dan Blok Keman,Desa Sukawana,Kecamatan Kertajati,” ujar Petugas Pelaksana Teknis Banjir BBWS Cimanuk- Cisanggarung Teguh Sutejo, kemarin. Menurut dia, kerusakan tanggul Sungai Cimanuk akibat dasar sungai mengalami penurunan. Ini disebabkan maraknya galian pasir di sekitar sungai tersebut.

“Pada 1984,kami pernah membangun tanggul permanen di sepanjang Sungai Cimanuk,Desa Jatitujuh, dan membebaskan tanah warga yang berada di pinggir tanggul. Saat ini, kami masih mengkaji konstruksi tanggul yang akan dibuat dengan melakukan pengeboran untuk mengetahui titik garis fatal kerusakannya,”beber Teguh. Kepala Desa Jatitujuh Ono Marsuno menilai kerusakan tanggul di Blok Kelewih akibat adanya tikungan luar sungai dan maraknya galian pasir di Sungai Cimanuk. Dia pernah meminta lokasi galian pasir yang hanya sekitar 500 meter dari tanggul untuk dihentikan. “Namun, pemilik perahu dan sejumlah warga yang mengadu nasib dari galian pasir meminta desa mencarikan pekerjaan lain.

Akhirnya, kami menyerah,”ujarnya. Menurut Waski, 55, pemilik rumah roboh asal Blok Kelewih, Desa/ Kecamatan Jatitujuh,Kabupaten Majalengka, kerusakan tanggul akibat dasar Sungai Cimanuk yang menyimpan pasir terus digali warga.Akibatnya,dasar sungai menurun, kemudian berdampak pada penurunan tanggul Cimanuk. “Selain karena air sungai meluap dan menabrak tanggul, tanah dari dasar sungai yang menyimpan pasir terus digali. Kami sudah mengingatkan, tapi mereka mengandalkan kebutuhan hidup dari lokasi galian pasir.Kami pun tidak bisa berbuat apa-apa,”kata Waski. Sebelumnya,luapan air Sungai Cimanuk merobohkan rumah Waski, 55,warga Blok Kelewih RT 15/8, Desa/Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Sedangkan ratusan rumah warga retak-retak dan nyaris roboh. Meluapnya Sungai Cimanuk karena tanggul tidak mampu menahan luapan air hingga terjadi erosi. Kepala Desa Jatitujuh Ono Marsuno menyebutkan selain rumah milik Waski, sekitar 150 rumah di sepanjang Sungai Cimanuk terancam rusak akibat longsor di antaranya musala Sabilillah di depan rumah Waski.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBA) Kabupaten Majalengka Ahmad Sodikin mengatakan, sudah berupaya mengatasi bahaya longsor di Blok Kelewih, Desa Jatitujuh.Namun, dia belum menerima informasi lebih lanjut perihal patok yang dibuat untuk menahan longsoran, rusak. (taofik hidayat)

Sumber : Harian Seputar Indonesia, Kamis 25 Februari 2010