Info Terakhir
- GUBERNUR BUKA PELATIHAN BAGI PEREMPUAN
- GUBERNUR JABAR DORONG INVESTASI AUSTRIA DI JAWA BARAT
- NETTY HERYAWAN TERJUNKAN GURU PRIVAT KE BALEENDAH
- CANANGKAN PROYEK INFRASTRUKTUR RATUSAN MILIAR DI BEKASI
- AGENDA GUBERNUR - RABU, 10 MARET 2010
- RATUSAN RUMAH DI KADUNGORA TERENDAM BANJIR
- BIRO IKLAN DIDENDA Rp 255 JUTA
- LUBANG BESAR GANGGU AKSES JALAN
- JALUR PURWAKARTA-CIANJUR TERPUTUS
- SUDAH LAYAKKAH KOTA BEKASI MERAIH ADIPURA ?
Pengunjung
We have 51 guests onlineJajak Pendapat
| 50 RUMAH TERANCAM AMBROL |
|
|
|
| Monday, 06 July 2009 22:45 |
|
Terkikis Aliran Sungai Cimanuk
Garut, (PR).- Sedikitnya lima puluh rumah dan lahan persawahan di Kel. Paminggir, Kec. Garut Kota, Kab. Garut, terancam ambrol ke badan Sungai Cimanuk. Pasalnya, sungai yang membelah Kab. Garut tersebut semakin melebar akibat tanah di sisi sungai yang tidak dibangun kirmir terus tergerus gaya dorong air yang melintasi kawasan tersebut. Pantauan "PR" di lapangan Minggu (5/7) , sejumlah rumah sudah mulai menjorok ke badan sungai akibat tanah di bagian bawahnya mengalami erosi. Lahan persawahan milik warga setempat pun ikut ambrol setiap kali debit air di Sungai Cimanuk meningkat sehingga luasnya terus berkurang. Salah satu rumah yang terancam ambrol ke Sungai Cimanuk yaitu milik Nani Suryani (35). Warga RT 2 RW 16 Kel. Paminggir, Kec. Garut Kota tersebut waswas setiap debit air Sungai Cimanuk meningkat. "Kalau hujan, kami buru-buru lihat ke bagian bawah rumah. Takut tiba-tiba tanahnya kebawa air dan rumah pun jadi ambruk," ujarnya. Sejumlah titik di rumahnya mengalami retak-retak terutama di bagian lantai karena tanah di bawah rumah tidak lagi padat dan sudah terbentuk rongga-rongga tanah. "Hampir tiap minggu lantai ditambal pakai semen untuk menguatkan terutama di bagian teras rumah. Kayaknya struktur tanah sudah enggak kuat buat menahan beban rumah. Kalau ada air bah turun dari hulu, wah bisa langsung terseret arus rumah kami," ungkapnya. Hal serupa diungkapkan Dodi (43). Meski bagian sisi Sungai Cimanuk di depan rumahnya sudah diberi bronjong, namun kediamannya selalu terkena rembesan air sungai tersebut. "Airnya merembes terus ke dalam rumah karena bronjong batu kan masih berongga dan tidak padat seperti kirmir," katanya. Tanah lempung Lurah Paminggir Maman Faryaman menyatakan, jenis tanah di area yang terancam ambrol tersebut termasuk tanah lempung. "Tanahnya tidak padat sehingga kalau tergerus air mudah mengalami erosi. Apalagi, lokasi permukiman berada di area sungai yang berbelok sehingga kekuatan airnya lebih besar dibanding kalau mengalir pada area sungai yang lurus," ujarnya. Pada musim kemarau seperti saat ini, lapisan tanah mengering dan membentuk rekahan dan rongga tanah. Jika sudah memasuki musim hujan, dikhawatirkan debit air sungai meningkat dan dengan mudah menyapu tanah yang sudah tidak padat tersebut berikut permukiman yang ada di bagian atasnya. Dia memperkirakan, tergerusnya tanah di kawasan tersebut sudah mencapai 1-2 meter lebih. "Patokannya batu besar di badan sungai yang berbelok sebagai titik sisi tanah. Sekarang, jarak antara batu dan garis permukiman sudah menganga sekitar 2 meter. Belum lagi, pipa pembuangan rumah tangga yang awalnya tertimbun tanah kini malah terbuka lebar sepanjang lebih dari 1 meter. Berarti, tanah di sekitarnya semakin menyusut," ungkapnya. Untuk mengantisipasi erosi di sekitar daerah aliran sungai, Balai Besar Cimanuk-Cisanggarung (BBCC) melakukan pembangunan kirmir sepanjang 260 meter dengan titik awal di Kel. Paminggir, Kec. Garut Kota. Namun, Maman menilai, titik mula pengerjaan kirmir Sungai Cimanuk tersebut salah sasaran. "Yang mulai dikerjakan di RW 1, tapi harusnya diutamakan di permukiman warga yang sudah benar-benar terancam ambrol di RW 11, 12, dan 16," ungkapnya. Meski demikian, pihaknya sudah meminta pihak BBCC untuk melakukan pembangunan kirmir di lokasi permukiman yan terancam tersebut. (A-158)***
Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Senin 06 Juni 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- STIMULUS DAN EFEKTIVITAS KEBIJAKAN FISKAL
- MAJALENGKA DAPAT JATAH 368 CPNS



