Home Lintas Kabupaten Kota Kab. Garut ATAP DUA RUANG KELAS SDN MAJASARI 2 AMBRUK
ATAP DUA RUANG KELAS SDN MAJASARI 2 AMBRUK PDF Print E-mail
Friday, 12 June 2009 23:04
Hadapi Ulangan Umum, Mereka Nebeng ke Sekolah Lain

Garut, (PR).-
Atap dua lokal kelas SDN Majasari 2 Desa, Kec. Cibiuk, Kab. Garut ambruk pada Kamis (11/6) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun berakibat pada terganggunya kegiatan belajar-mengajar (KBM) murid kelas V yang biasa menggunakan kelas tersebut.

Saat ditemui di lokasi, Kamis (11/6), Kepala SDN Majasari 2, Rosana menyatakan kejadian ambruknya atap secara tiba-tiba. "Padahal, cuaca cerah dan tidak sedang hujan ataupun terjadi angin kencang," ujarnya.

Pemantauan "PR" di lapangan, seluruh bagian atap ruang kelas V tersebut ambruk ke tengah kelas. Sedangkan satu kelas lainnya hanya mengalami kerusakan atap di bagian depan kelasnya. Rosana memperkirakan, jumlah kerugian mencapai Rp 80 juta.

Sekolah tersebut memiliki tiga lokal kelas. Jumlah murid yang menggunakan kelas yang ambruk tersebut 46 orang. Menurut Rosana, sekolah tersebut dibangun pada tahun 1982. Satu lokal kelas sudah lebih dulu mendapat bantuan rehabilitasi pada tahun 2008.

"Kelas yang ambruk ini memang sudah tidak layak pakai. Pada Senin (8/6) kelas tersebut tidak dipakai KBM karena atapnya sudah lapuk dan khawatir membahayakan murid. Karena kami tidak punya ruang kelas lagi, maka kembali dipakai," katanya.

Hadapi ulangan umum

Akibat ambruknya atap kelas karena dimakan usia, KBM bagi kelas V jelas terganggu. "Untuk mengantisipasinya, kami ikut nebeng kelas di SDN Majasari 1 yang kebetulan berada satu kompleks dengan kami," ujar Rosana.

Sedangkan satu kelas lain yang ambruk pada atap bagian depan kelas masih bisa digunakan oleh murid kelas III.

Namun, dia juga mengaku bingung menghadapi ulangan umum yang akan berlangsung Senin (15/6) mendatang. "Kelas yang rusak tidak mungkin diperbaiki secepatnya. Padahal, siswa mau ulangan umum. Paling, kami kembali nebeng ke sekolah lain," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala UPTD Pendidikan Kec. Cibiuk Toto, S.Pd., menyatakan SDN Majasari 2 sudah tercantum dalam daftar penerima bantuan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat bidang pendidikan. Namun, Toto mengaku bantuan diperkirakan baru turun pada Juli 2009 mendatang. (A-158) ***

 


Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Jum'at 12 Juni 2009
 

Slide


sampiren.jpg