Tue10212014

Last update05:11:18 PM

Contoh Demokrasi yang Ikhlas: Ribuan Warga Antusias Mengikuti Pesta Pilkades

CIBINONG, (PRLM).- Ratusan desa di wilayah Kab. Bogor, Minggu (24/3/2013) melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades). Hajat demokrasi secara langsung ini tampak meriah dengan tingginya perhatian masyarakat. Di beberapa desa, pemilihan kepala desa benar menjadi pesta demokrasi.

Read more...

Keluarga Besar Pedagang Ciawi Dukung 'Nomor Opat'

BOGOR - Ribuan keluarga besar pedagang Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjatuhkan pilihannya kepada pasangan 'nomor opat' pada Pilgub 2013. Kandidat Gubernur-Wakil Gubernur 2013-2018 dimaksud yakni Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar. Dukungan tersebut dideklarasikan oleh Forum Silaturahim Pedagang Pasar Ciawi (FSPPC) dan Paguyuban Keluarga Pasar Ciawi (PKPC) saat menerima Cagub Ahmad Heryawan di pelataran Pasar Ciawi, Sabtu (16/2). Saat menggelar kampanye menyapa di pasar ini, Heryawan didampingi istri Netty Prasetiyani.

Read more...

Wow..Stadion Internasional Segera Hadir di Bogor

Bogor - Sebuah stadion megah akan segera hadir di Kabupaten Bogor. Stadion yang direncanakan bertaraf internasional tersebut akan berdiri di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong. Pembangunan stadion yang konon akan menjadi Senayan Jilid 2 ini segera dikerjakan setelah dilakukan pemancangan tiang pertama oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kamis (12/4/2012).

Read more...

Rp142,7 M Disiapkan Rehab 1.639 RKB di Kab Bogor

Bogor - Banyaknya ruang kelas yang rusak di Kabupaten Bogor menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Dinas Pendidikan. Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rony Kusmaya membenarkan adanya ribuan kelas yang harus segera direhabilitasi. "Tahun ini kita mempersiapkan dana Rp142,7 miliar untuk melakukan rehabilitasi ruang kelas. Dana tersebut berasal dari APBD, APBN dan DAK 2011 dan 2012. Dana tersebut kita alokasikan untuk memperbaiki 1.639 ruang kelas," jelas Rony, Selasa (1/5/2012).

Read more...

Wabup Bogor: Paksa Remaja Putri Sekolah

BOGOR -- Minimnya partisipasi perempuan dalam kancah politik daerah dipandang karena rendahnya tingkat pendidikan. Kaum perempuan masih dipandang secara tradisional sebagai pengurus rumah tangga semata.

Read more...