Fri10312014

Last update12:51:42 PM

Dana Aspirasi Dewan untuk Pembangunan Infrastruktur

SUMEDANG, (PRLM).- Dana aspirasi anggota DPRD Kab. Sumedang yang dialokasikan dalam APBD Kab. Sumedang 2012 sekira Rp 24-25 miliar, akan digunakan untuk pembangunan insfrastruktur. Pembangunan infrastruktur itu meliputi sekitar 90 jenis pekerjaan, di antaranya pembangunan jalan, jembatan, saluran irigasi serta sarana air bersih.

 

"Yang paling dominan, pembangunan jalan. Misalnya, pembangunan jalan kabupaten dan desa. Namun untuk persentase jenis pekerjaannya, kita masih merincinya di bagian program. Pembangunannya di semua dapil (daerah pemilihan) yang meliputi 26 kecamatan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kab. Sumedang, Dr. Ir. Sujatmoko, Dipl. W.R. Eng. MS., ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/4/12).

Menurut dia, pembangunan infrastruktur dari dana aspirasi dewan yang masing- masing anggota dewan kebagian Rp 500 juta, dikerjakan oleh kontraktor melalui proses pelelangan projek. Proses lelangnya dilakukan oleh ULP (Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa) melalui LPSE (Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Eektronik).

"Hingga kini, proses pelelangannya sudah mencapai tahap finalisasi dokumen untuk persiapan pengadaan. Mudah-mudahan, kalau tidak ada aral melintang pengerjaan projeknya mulai akhir April nanti. Kapasitas DPU, hanya menerima daftar pemborong pemenang lelang dari ULP. Selain itu, kita akan mengawasi teknis pekerjaan di lapangan sesuai spesifikasi dan bestek yang sudah ditentukan secara normatif," tutur Sujatmoko.

Untuk penentuan lokasi serta jenis pekerjaannya, lanjut dia, ditentukan oleh masing- masing anggota dewan dari hasil musyawarah dan aspirasi masyarakat di setiap dapil. Bahkan untuk anggaran pembangunannya, kuota dana aspirasi anggota dewan Rp 500 juta itu bisa disatukan dengan kuota anggota dewan lainnya di satu dapil.

"Misalnya, anggaran pembangunan jalannya Rp 1 miliar. Nah, kuota dana aspirasi dua anggota dewan di satu dapil, bisa disatukan. Bahkan kuota dua sampai tiga anggota dewan pun, bisa disatukan untuk membiayai pembangunan infrastruktur di satu wilayah dapil," katanya. (A-67/A-108)

Sumber: Pikiran Rakyat Online - Rabu, 11 April 2012

AddThis Social Bookmark Button