Sat10252014

Last update05:11:18 PM

CAKUPAN IMUNISASI KBB PERINGKAT 5 DI JAWA BARAT

NGAMPRAH,(GM)- Cakupan imunisasi dasar lengkap bayi atau Universal Child Immunization (UCI) desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tahun 2010 menduduki peringkat 5 se-Jawa Barat. Prestasi ini melonjak tajam dibandingkan tahun tahun 2009 yang hanya menduduki peringkat 18.

Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Penanggulangan Penyakit (PLP2) Dinas Kesehatan KBB, Teddy Sulaksana mengatakan, prestasi yang diraih KBB tak bisa dilepaskan dari capaian imunisasi dasar bayi di desa yang mencapai 80% lebih dari jumlah bayi yang ada.

"Cakupan imunisasi lengkap itu minimalnya seorang bayi harus mendapat 4 jenis antigen, yaitu imunisasi BCG, Polio 4, DPT-HB, dan campak. Idealnya bayi harus mendapat imunisasi dasar lengkap yang terdiri atas BCG 1 kali, DPT 3 kali, polio 4 kali, HB 3 kali, dan campak 1 kali," kata Teddy di Ngamprah, Sabtu (9/4).

Diakuinya, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi bukanlan pekerjaan mudah. Masih banyak masyarakat di KBB, terutama yang tinggal di pelosok perdesaan tidak memahami arti penting imunisasi.

"Imunisasi merupakan suatu cara yang efektif untuk memberikan kekebalan khusus terhadap seseorang yang sehat, dengan tujuan utama untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian karena berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi," ujarnya.

Motivasi

Tedi tidak memungkiri, bukan hanya faktor masih banyaknya masyarakat yang beranggapan imunisasi kurang penting, tapi juga faktor kelemahan petugas yang kurang berhasil memotiviasi masyarakat untuk datang ke posyandu. Ketidakmampuan petugas menyebabkan orangtua yang masih memiliki bayi tidak tertarik untuk datang ke posyandu. Di KBB minimalnya satu desa memiliki satu orang tenaga bidan. 

"Peran bidan itu sangat sentral. Bidan bukan hanya menyuntik, tapi juga memberikan motivasi kepada para orangtua yang masih memiliki bayi supaya bersedia agar anaknya diimunisasi," tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun "GM", kira-kira 3 dari 100 kelahiran anak meninggal karena penyakit campak, 2 dari 100 kelahiran anak meninggal karena batuk rejan, dan 1 dari 100 kelahiran anak meninggal karena penyakit tetanus. Selain itu, setiap 200.000 anak, 1 akan menderita penyakit polio. Karenanya peran imuninasi sangat penting dalam menangkal penyakit dan kematian bayi. (B.104)

Sumber: Harian Galamedia - Senin, 11 April 2011
AddThis Social Bookmark Button