Home Lintas Jabar Sosial Politik KPUD TUNGGU AKSI PEMPROV
KPUD TUNGGU AKSI PEMPROV PDF Print E-mail
Tuesday, 17 March 2009 16:08

Bandung(Sindo) – Hingga saat ini, KPUD Jabar belum mengajukan kebutuhan dana yang berasal dari bantuan Pemprov Jabar untuk kegiatan Pemilu 2009 di Jabar. Kendati demikian, KPUD mendesak Tim Koordinasi Pemprov Jabar segera melakukan aksi untuk terwujudnya kegiatan dukungan penyelenggaraan Pemilu. Ketua KPUD Jabar Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 4/2009 tentang Dukungan Kelancaran Penyelenggaraan Pemilu 2009, ada empat poin bantuan yang bisa diajukan kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Jabar.

Berdasarkan Pasal 2 ayat (1) Perpres No 4/2009, kata dia, pemerintah pusat dan daerah bisa memberikan dukungan kelancaran penyelenggaraan Pemilu 2009 Berkaitan dengan pelaksanaan sosialisasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Pemilu,kelancaran transportasi pengiriman logistik Pemilu, monitoring kelancaran penyelenggaraan Pemilu dan kegiatan lain sesuai kebutuhan pelaksanaan Pemilu.

”Namun KPUD Jabar hanya akan mengajukan untuk kebutuhan sosialisasi peraturan, transportasi logistik, operasionalisasi tempat pemungutan suara (TPS) termasuk penambahan bilik suara. Sedangkan untuk monitoring, tidak akan masuk pada daftar ajuan,” ujar Ferry kepada SINDO di Sekretariat KPUD Jabar,Jalan Garut,Kota Bandung,kemarin.

Dia menegaskan, dengan waktu pelaksananaan pemilihan yang sudah semakin mepet, Tim Koordinasi Pemprov Jabar harus membuat rincian dukungan penyelenggaraan Pemilu yang tepat sasaran dan tepat pembiayaan. Dengan kata lain,Tim Koordinasi Pemprov Jabar harus memberikan jaminan bahwa kegiatan yang diselenggarakan langsung menyentuh ke masyarakat ataupun calon pemilih.

”Dukungan ini sendiri sifatnya hirarkis dari mulai provinsi hingga kabupaten/kota. Makanya kita khawatir jika tidak terkoordinir dengan baik bantuan dari Pemprov Jabar ini tidak akan tepat sasaran dengan waktu yang sedikit.Kami mengharapkan H-15 sebelum pemilihan Tim Koordinasi Pemprov Jabar ini sudah mulai action,”papar dia.

TimKoordinasiPemprov Jabar sendiri diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar dan Gubernur Jabar sebagai penanggungjawab. Sementara Ketua Harian yakni Kepala Bagian Kestuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Pemprov Jabar. Menanggapi hal tersebut, Sekda Jabar Lex Laksamana menegaskan,justru pihaknya hingga saat ini menunggu ajuan dari KPUD Jabar.Nantinya yang melaksanakan kegiatan tersebut, kata dia, adalah Bagian Kesbanglinmas Pemprov Jabar.

”Ya kita tunggu saja ajuan rencana kebutuhan dari KPUD Jabar. Hari ini juga kami akan langsung bahaskeperluanapasajayang dibutuhkan KPUD Jabar Tampaknya mekanismenya tidak akan lama,”tandas Lex.

Surat Suara Salah

Sementara itu, kemarin KPUD Kota Bandung mendatangi KPU pusat di Jakarta. Kedatangan mereka ini untuk melaporkan sekaligus meminta ganti surat suara yang bermasalah di Daerah Pemilihan (Dapil) III Kota Bandung. Ketua KPUD Kota Bandung Heri Sapari mengungkapkan, surat suara yang bermasalah tersebut ada di Dapil III Kota Bandung untuk pemilihan anggota DPRD Kota Bandung.

Sebab, ada seorang caleg nomor urut 2 bernama Rudy Setiawan asal PDIP mengundurkan diri. ”Ini adalah follow up persoalan kemarin yang dilaporkan PPK Astanaanyar,” tandas Heri di sela Kampanye Bersama di lapangan Tegallega,Kota Bandung kemarin. Dari Kabupaten Karawang, setelah menyortir dan melipat surat suara ditemukan ada sekitar 18.911 surat suara yang rusak.

Kepala Divisi Logistik KPUD Kabupaten Karawang Agus Rivai mengatakan, jumlah tersebut terdiri atas 5.504 surat suara DPR RI,DPD 5.216,DPRD Jabar 6.410 surat suara dan surat suara DPRD Kabupaten Karawang sebanyak 1.781 surat suara.”Penemuan ini nantinya akan dilaporkan ke KPU pusat hasil sortir dan pelipatan dan meminta kepada KPU agar sesegera mungkin dapat mengirimkan kembali surat suara sebagai gantinya,” kata Agus.

Diamenjelaskan,penyortiran surat suara dilakukan di masing- masing kecamatan sudah selesai dan untuk surat suara yang rusak pihaknya akan melakukan pembakaran. (radi saputro/raka zaipul/ raden bagja mulyana)

 


Sumber: Harian Seputar Indonesia, Selasa 17 Maret 2009
 

Slide


hade3.jpg