Info Terakhir
- SELAMAT IEDUL FITRI 1431 H
- PEMPROV JABAR ADAKAN BUKU PELAJARAN GRATIS 2010
- 4 KELEBIHAN KARTU LEBARAN DIBANDING SMS
- GUBERNUR JABAR AHMAD HERYAWAN KLARIFIKASI KARTU LEBARAN
- DISPARBUD JABAR AKAN MINTA DANA DEKONSENTRASI
- BAHAN BAKAR JANGAN KHAWATIR
- PROGRAM DESA PERADABAN DILUNCURKAN
- GUBERNUR JABAR CANANGKAN 100 DESA MANDIRI
- PEMDA DIMINTA BERI KOMPENSASI
- DISHUB SEDIAKAN 10 POS PENGADUAN
Pengunjung
We have 97 guests onlineJajak Pendapat
| LAHAN SINGGARUNG TERANCAM LONGSOR |
|
|
|
| Monday, 02 March 2009 17:20 |
|
Di Sumedang Puluhan KK Masih Terisolasi Karawang, (PR).- Menurut Enim (58), salah seorang tokoh masyarakat setempat, Minggu (1/3), beberapa tahun ke belakang banyak warga yang bukan warga desa tersebut membuka lahan di pegunungan. Hal itu disebabkan letak gunung yang berbatasan antara Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, dan Kab. Bogor. Lahan tersebut digunakan untuk tempat tinggal dan pertanian. Bahkan, di puncak gunung terdapat satu hektare lahan yang ditanami ketela pohon. "Kalau sudah begitu, daerah kami akan rawan longsor, terutama pada musim hujan," ujarnya. Ketika "PR" menyusuri gunung setinggi 1.919 meter itu, tampak pohon pisang di kanan dan kiri jalan setapak. Bahkan, hingga puncak gunung, jumlahnya kian banyak seperti halnya tanaman ketela pohon. Selain ditanami pohon pisang dan ketela pohon, pepohonan di Gunung Sangga Buana juga sering kali ditebangi untuk kayu bakar. Terisolasi longsor Sementara itu, di Sumedang, puluhan kepala keluarga (KK) warga Dusun Cilingcing, Desa Gunasari, Kec. Sumedang Selatan, hingga Minggu (1/3), masih terisolasi dari sarana angkutan mobil ataupun sepeda motor. Adapun bantuan dari Pemkab Sumedang yang diharapkan Pemerintah Desa Gunasari untuk menyambungkan kembali jalan satu-satunya menuju Dusun Cilingcing, yang terputus longsor itu, tak kunjung turun juga. Seperti diberitakan, satu-satunya jalan untuk lalu lintas kendaraan ke dusun tersebut, Selasa (24/2) lalu, terputus total akibat tergusur longsor. Titik longsor yang memotong ruas jalan sepanjang lebih kurang 15 meter itu, terdapat di sekitar perbatasan antara wilayah Dusun Cilingcing dan Dusun Cibebera. Kepala Desa Gunasari Nono Saepudin menyebutkan, dusun yang terisolasi longsor itu dihuni oleh lebih kurang enam puluh KK. "Oleh karena itu, ratusan jiwa dari sekitar enam puluh KK di Dusun Cilingcing, sampai sekarang masih terisolasi dari sarana angkutan kendaraan, termasuk sepeda motor pun belum bisa masuk ke dusun itu," ujar Nono Saepudin saat dihubungi "PR" Minggu (1/3). (A-153/A-91)***
Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Senin 02 Maret 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



