Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 139 guests onlineJajak Pendapat
| USAHA NONKAYU JADI PRIORITAS |
|
|
|
| Thursday, 25 February 2010 13:16 |
|
Bandung, Kompas - Perum Perhutani Unit III Jawa Barat-Banten menargetkan pendapatan pada 2010 mencapai Rp 560 miliar atau naik 12 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sekitar Rp 500 miliar. Sektor usaha nonkayu, termasuk ekowisata, dinilai sangat prospektif untuk dioptimalkan, terutama di Jabar yang memiliki pemandangan alam sangat indah.
Kepala Perum Perhutani Unit III Jabar-Banten Bambang Setiabudi, Rabu (24/2) di Bandung, mengatakan, pihaknya berupaya menyeimbangkan tugas pelestarian tegakan dan target pendapatan. "Ekowisata menjadi sangat prospektif, apalagi di Jabar. Bahkan ke depan kami berminat menjadi penyedia jasa wisata, bukan sekadar pengelola seperti saat ini," ujarnya. Bambang mengemukakan, potensi ekowisata di wilayah Jabar-Banten tersebar di 14 kesatuan pemangku hutan dan mencapai 118 titik. Dari potensi tersebut, yang sudah tergarap baru 80 titik atau sekitar 68 persen. Sebenarnya masih banyak titik alam hutan yang potensial dikembangkan menjadi obyek wisata. Namun, potensi itu sulit digarap karena letaknya yang terpencil serta buruknya jalan akses. Untuk itu, Perhutani berharap pemerintah bisa bersinergi dengan menyiapkan infrastruktur penunjang ke tempat-tempat wisata, sementara Perhutani yang akan mengelola obyek wisatanya. "Pada akhirnya pemerintah daerah juga akan mendapatkan sharing pendapatan," katanya. Menurut Bambang, pendapatan Perhutani dari sektor ekowisata pada 2009 sekitar Rp 30 miliar atau 5 persen dari total pendapatan. Pada 2010 pendapatan dari sektor ekowisata ini ditargetkan 10 persen dari total pendapatan Perhutani. Sementara itu, sektor kayu masih menjadi primadona dalam menggaet penghasilan. Pendapatan Perhutani dari usaha kayu mencapai 60 persen, sedangkan sisanya dari nonkayu, seperti getah, air minum kemasan, dan madu. Investasi Untuk optimalisasi ekowisata, Perhutani Unit III Jabar-Banten menganggarkan sekitar Rp 5 miliar. Bambang mengakui, dana tersebut relatif kecil untuk pengembangan obyek wisata. Oleh karena itu, pihaknya membuka diri bagi pihak swasta untuk ikut berinvestasi sesuai dengan kaidah konservasi hutan dan tata ruang yang ditetapkan pemerintah kabupaten/kota. Selain itu, Perhutani juga akan mengembangkan pola pemasaran sektor ekowisata melalui kerja sama dengan biro-biro perjalanan wisata agar wisata hutan menjadi salah satu tujuan dari penawaran paket perjalanan wisata. Direktur PT Kayu Putih Kertawangi Resort Ronny Lukito mengatakan, keindahan alam wilayah Bandung dan sekitarnya masih sangat potensial dikembangkan sebagai obyek wisata alam. Selain memanfaatkan potensi alam, pembangunan sektor ekowisata juga mampu menyerap tenaga kerja. Rencananya, Ronny akan mengembangkan kawasan wisata alam terpadu di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, di lahan seluas 55 hektar. Investasi yang ditaksir bernilai total Rp 105 miliar tersebut saat ini telah memasuki proses pembuatan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). "Saya tetap akan memenuhi semua aspek hukum yang diamanatkan peraturan daerah. Ini karena misi kami tetap mempertahankan konservasi alam," katanya. Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) Jabar Herman Rukmanadi, sebagian besar obyek wisata alam di provinsi ini masih terkendala akses infrastruktur. Hal ini sangat dikeluhkan wisatawan, terutama turis mancanegara. Untuk itu, dia meminta pemerintah memperbaiki akses ke obyek wisata alam, misalnya Tangkubanparahu dan Kawah Putih, Ciwidey. (GRE) Sumber : Harian Kompas, Kamis 25 Februari 2010 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



