Home Lintas Jabar Ekonomi Bisnis JUNI 2010, SURPLUS BERAS 6,690 JUTA TON
JUNI 2010, SURPLUS BERAS 6,690 JUTA TON PDF Print E-mail
Tuesday, 02 February 2010 17:57
Pemerintah menjamin ketersediaan stok beras hingga musim panen berikutnya aman. Diperkirakan, hingga Juni 2010 surplus beras mencapai 6,690 juta ton.

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono dalam keterangan tertulisnya yang diterima harian Seputar Indonesia kemarin mengatakan, hal itu harusnya dapat menepis kekhawatiran masyarakat terhadap kelangkaan beras yang telah menimbulkan kenaikan harga di pasaran sejak beberapa bulan lalu. Pemerintah juga mengakui bahwa ada sejumlah masalah yang menyebabkan pasokan beras berkurang.

”Di antaranya adalah mundurnya musim tanam 2009/2010 akibat dampak perubahan iklim sehingga mengakibatkanmundurnya puncak musim tanam.Selain itu, terjadinya banjir di beberapa provinsi dan kekeringan yang menyebabkan tanaman rusak sampai puso sehingga perlu penanaman ulang,” ungkap Suswono.

Namun demikian, sambung dia, pemerintah menjamin bahwa stok beras yang dimiliki Bulog masih aman dengan total stok beras mencapai 1,7 juta ton.Apalagi berdasarkan realisasi tanam Oktober– Desember 2009, diperkirakan panen akan terjadi pada bulan Januari, Februari,dan Maret 2010 dengan luas panen 3,213 juta ha.Rinciannya, pada bulan Januari 2010 panen seluas 398.000 ha,Februari panen seluas 1,033 juta ha dan Maret panen seluas 1,781 juta ha.

Jika luas panen periode Januari– Maret 2010 mencapai 3,213 juta ha, maka diperkirakan menghasilkan produksi beras sebesar 16,44 juta ton gabah kering giling (GKG), sehingga pada Januari– Maret produksi beras akan mengalami surplus sebesar 2,387 juta ton. Sementara itu, perkiraan produksi padi Januari–Juni 2010 menunjukkan jika sasaran tanam musim tanam (MT) 2009/2010 seluas 7,615 juta ha dapat tercapai, maka luas panen dari Januari–Juni 2010 diperkirakan mencapai 7,048 juta ha. (m faizal)

Sumber : Harian Seputar Indonesia, Selasa 02 Februari 2010