Home Lintas Jabar Ekonomi Bisnis RENDAH, ANIMO PETANI MENANAM UBI KAYU
RENDAH, ANIMO PETANI MENANAM UBI KAYU PDF Print E-mail
Wednesday, 17 December 2008 13:36

Sukabumi, (PR).-
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Dede Yusuf mengungkapkan, produksi ubi kayu untuk bahan pangan 2007 masih belum mencapai target. Dari target 2.151.000 ton, ternyata produksinya baru terealisasi 1.903.893 ton (88,51%). Begitu juga target tahun 2008 sebesar 2.527.793 ton, hanya terealisasi sekitar 1.559.912 ton (61,71%).

"Kondisi ini disebabkan animo warga untuk menanam ubi kayu masih sangat kurang. Para petani masih menganggap harga jual ubi kayu masih relatif rendah sehingga hasil produksinya masih belum memuaskan," kata Wagub di sela-sela panen raya ubi kayu Darul Hidayah di Desa Sinaresmi, Kec. Pabuaran, Kab. Sukabumi, Selasa (16/12).

Ubi kayu saat ini masih dimanfaatkan sebagai tanaman sela, misalnya di lahan padi huma milik petani. Bahkan tidak jarang, tanaman itu hanya dimanfaatkan petani sebagai tanaman sambilan tanpa proses penanaman secara serius.

"Padahal potensi yang dikandung tanaman itu sangat luar biasa. Ubi kayu bisa menjadi bahan alternatif pengganti bahan bakar minyak (BBM)," kata Wagub.

Oleh karena itu, kata Wagub yang didampingi Ketua Dekopin Adi Sasono, ia akan mendorong seluruh instansi terkait baik di jajaran Provinsi Jabar maupun di daerah, agar merespons pengembangan penanaman ubi kayu.

"Keberadaan ubi kayu, selain menjadi bahan pakan ternak, juga dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif sehingga langkah ini dapat membantu pemerintah untuk menjawab tantangan atas kondisi krisis energi yang tengah terjadi di negara kita," katanya.

Sebelum meninggalkan Sukabumi, Wagub sempat mengujungi pabrik etanol dari ubi kayu di Kp. Cimuncang, Desa Pasirhalang, Kec. Sukaraja. Dengan saksama, ia mendengarkan seluruh uraian proses penyulingan ubi kayu menjadi BBM. (A-162)***


Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Rabu 17 Desember 2008

 

Slide


tangkubanperahu.jpg

Berita Lain