Lintas Jabar
GUBERNUR JABAR IMBAU WARGA HINDARI KEKERASAN
- Details
- Category: Ahmad Heryawan di Media
- Published on Saturday, 12 February 2011 00:00
- Written by bowo
SEMUA HARUS TAAT PERATURAN
CIANJUR, (PRLM).- Terkait bentrokan Ahmadiyah, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau semua lapisan masyarakat termasuk jamaah Ahmadiyah supaya mentaati aturan yang tertuang dalam Surat Kesepakatan Bersama (SKB) tiga menteri. Apabila ada permasalahan hendaknya diselesaikan dengan musyawarah atau jalur hukum, jangan melakukan kekerasan dengan alasan apa pun kepada siapa pun.
Demikian dikatakan Gubernur saat ditanya seputar permasalahan Ahmadiyah, Jumat (11/2) seusai meresmikan bangunan madrasah, masjid bersamaan peringatan HUT pondok pesantern Tanwiriyyah di Jalan Aria Wiratanudatar Desa Sindangkala Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur. "Kita ada SKB tiga menteri, jadi setiap warga negara harus hargai itu. Artinya semua masyarakat termasuk ahmadiyah harus mentaati SKB," katanya.
Gubernur mengimbau agar semua lapisan masyarakat bisa sama sama menjaga kedamaian, keamaaan dan ketentraman. Apabila ada permasalahan diselesaikan dengan duduk bersama melalui musyawarah. Kalau tidak bisa diselesaikan dengan musyawarah sebaiknya bisa melalui jalur hukum, mengindari tindak kekerasan. "Hindari kekerasan, jangan melakukan kekerasan dengan alasan apapun kepada siapapun. Kekerasan itu tindak kriminal," ujarnya.
Sementara dalam acara tersebut Gubernur mengungkapkan bahwa peran pesantren di Jabar sangat istimewa sebagai penggerak masyarakat. Saat ini tinggal melakukan upaya meningkatkan kualitas dengan membangun keseimbangan antara kekuatan imtak dan imtek. Apabila dua kekuatan itu bisa terbangun dalam satu kesatuan, tentunya akan menjadi kekuatan besar yang hebat. "Kalau semua sektor seperti para ekonom, ilmuwan bisa memiliki dua kekuatan itu tentunya manfaat besar akan dirasakan masyarakat," katanya.(A-116/A-147)
Sumber: Pikiran Rakyat Online - Jum'at, 11 Februari 2011


