Info Terakhir
- NETTY HERYAWAN TERJUNKAN GURU PRIVAT KE BALEENDAH
- AGENDA GUBERNUR - RABU, 10 MARET 2010
- RATUSAN RUMAH DI KADUNGORA TERENDAM BANJIR
- BIRO IKLAN DIDENDA Rp 255 JUTA
- LUBANG BESAR GANGGU AKSES JALAN
- JALUR PURWAKARTA-CIANJUR TERPUTUS
- SUDAH LAYAKKAH KOTA BEKASI MERAIH ADIPURA ?
- DANA BENCANA BERMASALAH
- 350 PERAHU TRADISIONAL BERLABUH
- GABAH HASIL PANEN PETANI CIANJUR ANJLOK DRASTIS
Pengunjung
We have 58 guests onlineJajak Pendapat
| WISATA GARUT BELUM BERKEMBANG |
|
|
|
| Sunday, 12 April 2009 17:23 |
|
Garut, (PR).- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kab. Garut Yatty Rochayati membenarkan hal tersebut, Sabtu (11/4). "Kelengkapan infrastruktur pariwisata baru ada di kawasan Cipanas saja. Sedangkan yang lain, kami akui memang masih perlu tambahan," katanya. Sepanjang libur akhir pekan kali ini, tingkat hunian hotel di kawasan Cipanas meningkat 20%-25% dari libur biasa. Apalagi, sejumlah tempat pemandian air panas juga terlihat berjubel dipadati pengunjung, meski masih didominasi wisatawan lokal. "Bahkan, tiap weekend sampai Mei 2009 mendatang, hotel-hotel sudah fully booked," ujarnya. Selain wisata air, sentra oleh-oleh makanan ciri khas Garut yang berada di sekitar Cipanas juga menjadi incaran para wisatawan. Kondisi tersebut tidak dialami oleh sejumlah tempat wisata lain di Garut. Buruknya kondisi infrastruktur jalan sebagai akses masuk serta infrastruktur pendukung di lokasi wisata menyebabkan pengunjung mengurungkan niatnya untuk berwisata. Salah satu lokasi wisata yang butuh perbaikan infrastruktur di antaranya wisata pantai di sepanjang pesisir selatan Kab. Garut, sejumlah wisata curug air dan wisata agroforestry. Ketika ditanya alasan soal belum digarapnya perbaikan infrastruktur wisata, Yatty menjawab, masalah anggaran yang minim menjadi alasannya. "Oleh karena itu, kami berupaya mendapat bantuan dana untuk pengembangan pariwisata di Garut. Apalagi, Garut menjadi salah satu lokasi pilot project pembangunan pariwisata oleh pemerintah pusat. Maka, harusnya anggaran pariwisata tidak hanya terpusat pada APBD Kab. Garut saja, tapi perlu mendapat dukungan dari provinsi dan pemerintah pusat," ungkapnya. Meski belum banyak diminati wisatawan seperti Cipanas, namun diakui Yatty, terjadi peningkatan tingkat kunjungan di Situ Cangkuang dan Situ Bagendit. "Khusus untuk Cangkuang, keberadaan Candi Cangkuang menambah daya tarik pengunjung yang mendapat wisata bahari sekaligus wisata budaya," ucapnya. Kawasan Cipanas-Cangkuang-Bagendit, diakui Yatty, menjadi kawasan segitiga emas bidang pariwisata. "Kalau mau menjadikan pariwisata sebagai lokomotif ekonomi di Kab. Garut, tentunya harus mulai digarap paket wisata secara komprehensif. Tentunya, butuh dana besar," katanya. (A-158)*** Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Minggu 12 April 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- STIMULUS DAN EFEKTIVITAS KEBIJAKAN FISKAL
- MAJALENGKA DAPAT JATAH 368 CPNS



