Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 138 guests onlineJajak Pendapat
| PEMBUKAAN RAPAT KOORDINASI (PRA MUNAS) ASOSIASI DPRD PROVINSI SE-INDONESIA |
|
|
|
| Thursday, 25 June 2009 11:29 |
|
SAMBUTAN GUBERNUR JAWA BARAT PADA ACARA JAMUAN MAKAN MALAM DAN PEMBUKAAN RAPAT KOORDINASI (PRA MUNAS) ASOSIASI DPRD PROVINSI SE-INDONESIA Hari / tanggal : Kamis, 25 Juni 2009 Pukul : 19.00 WIB Tempat : Aula Barat Gedung Sate Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat malam dan salam sejahtera. Ysh. Ketua Asosiasi DPRD Provinsi (ADPSI) se-Indonesia, Bapak Drs. H.M. Ade Supriatna SH,MH; Ysh. Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat ; Undangan, peserta Rakor Musyawarah Nasional ADPSI dan hadirin yang berbahagia. Merupakan sebuah kebahagiaan bagi saya pribadi, karena pada malam hari ini berkesempatan bersilaturahim bersama keluarga besar Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, pada acara Jamuan Makan Malam dan Pembukaan Rapat Koordinasi (Pra Munas) Asosiasi DPRD Provinsi se-Indonesia. Seiring dengan itu, terlebih dahulu saya menyampaikan “selamat datang” kepada seluruh peserta Rapat Koordinasi (Pra Munas) Asosiasi DPRD Provinsi se-Indonesia, semoga kehadiran bapak dan ibu sekalian, akan memberikan dampak nyata dalam rangka peningkatan peran DPRD Provinsi sebagai pemegang kedaulatan rakyat dan partner strategis pemerintah daerah dalam proses pembangunan. Predikat tersebut tentunya tidak berlebihan, mengingat DPRD memiliki fungsi vital, yaitu sebagai pengawal lembaga eksekutif dalam menjalankan roda pembangunan daerah sekaligus penerbit kebijakan publik dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Hadirin yang berbahagia Apabila kita menilik kembali alasan utama penerapan otonomi di republik ini adalah untuk menghadirkan efisiensi, efektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan demokratisasi praktik penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Kebijakan tersebut merupakan solusi atas kebijakan pemerintahan sebelumnya, yang dinilai telah mematikan inisiatif dan kreativitas daerah. Selain itu, penerapan mekanisme sentralistis juga telah menyebabkan Pemerintah Daerah kurang responsif terhadap aspirasi masyarakat daerah. Sejalan dengan perubahan paradigma pembangunan dari paradigma pertumbuhan menuju paradigma pemerataan pembangunan secara lebih adil dan berimbang, penerapan otonomi daerah menempatkan partisipasi masyarakat pada posisi istimewa, orientasi pemerintahan pun menjadi lebih utama dibidang tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang bersumber dari aspirasi masyarakat. Seiring dengan otonomi daerah, pada masa sekarang sistem demokrasi telah beralih dengan lebih menggunakan demokrasi perwakilan, dimana rakyat dalam menyelenggarakan pemerintahan, memilih para wakilnya melalui mekanisme pemilihan umum. Babak baru sistem kemuwakilan atau sistem perwakilan, yang digulirkan bersamaan dengan sistem Pemilu tahun 2004, tampaknya cukup membawa peluang baru bagi keberdayaan legislatif yang lebih baik dari periode awal reformasi atau setidaknya memunculkan harapan baru terhadap legislatif yang akan makin meningkat akuntabilitas politik dan moralnya terhadap publik, yang terefleksikan dalam substansi yang diperjuangkan dalam konteks penyelenggaraan hubungan antara lembaga legislatif dengan eksekutif. Mengingat sistem rekrutmen politik para anggota DPRD pada tahun 2004 menggunakan sistem distrik, dalam konteks akuntabilitas politis dan moral legislator, sejatinya harus lebih baik karena berangkat dari proses kemuwakilan yang timbul dari interaksi sosial politik di masing-masing daerah pemilihan. Dalam format rekrutmen seperti itu, maka pola hubungan legislatif dan eksekutif, akan makin berkualitas karena argumen komunikasi politis DPRD akan makin ditopang oleh sentimen moral kedaerahan dari para anggotanya. Dalam kaitan itu, mudah-mudahan kedepan dengan hadirnya para legislatif baru yang secara langsung dipilih oleh masyarakat, pola kerja dan hubungan kemitraan yang selama ini terjalin dengan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan kualitasnya, sehingga menjadikan proses pemerintahan akan berjalan lebih efektif, efisien serta tepat sasaran, yang keseluruhan bermuara pada kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hadirin yang berbahagia Demikian kiranya hal-hal yang dapat saya sampaikan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua. Akhirnya dengan ucapan “Bismilahirahmanirrahim” , Rakor (Pra Munas) Asosiasi DPRD Provinsi se-Indonesia Tahun 2009, secara resmi saya nyatakan dibuka. Terima kasih atas perhatiannya. Billahitaufiq walhidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb. GUBERNUR JAWA BARAT AHMAD HERYAWAN |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



