Home Kolom Kolom MELEPAS KEGIATAN WISATA SEJARAH BERSEPEDA DI KOTA BANDUNG
MELEPAS KEGIATAN WISATA SEJARAH BERSEPEDA DI KOTA BANDUNG PDF Print E-mail
Saturday, 20 June 2009 11:13
TALKING POINTS GUBERNUR JAWA BARAT
PADA ACARA MELEPAS KEGIATAN WISATA SEJARAH BERSEPEDA DI KOTA BANDUNG DALAM RANGKA DIES NATALIS KE-50 FAKULTAS PERTANIAN UNPAD


Hari/tanggal    :    Sabtu, 20 Juni 2009
Pukul    :     07.00 WIB
Tempat    :     Gedung Pakuan

1.  LANDASAN PELAKSANAAN
Dilaksanakan dalam rangka mendukung gerakan untuk kembali ke alam;
Menghemat penggunaan minyak bumi yang semakin menipis dan mahal;
Mencegah pemanasan global yang kian mengancam;
Sebagai tempat tujuan wisata yang menarik, bersepeda di Bandung dapat berkontribusi dalam mensosialisasikan wisata budaya Bandung.
2.  MAKSUD DAN TUJUAN :
Meningkatkan silaturahmi Civitas Akademika Fakultas Pertanian Universitas Pajajaran;
Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan bersepeda yang berarti mengurangi polusi udara/dampak global warming serta mengurangi ketergantungan akan bahan bakar minyak alam;
Meningkatkan pengetahuan dan sarana promosi mengenai Fakultas Pertanian Universitas Pajajaran bagi  masyarakat luas;
Menjadi jembatan bagi Fakultas Pertanian dengan masyarakat terhadap pengembangan dan kemajuan Fakultas Pertanian UNPAD;
Meningkatkan kesehatan jiwa dan raga sambil berwisata;
Meningkatkan pengetahuan budaya yang berupa bangunan bersejarah di Kota Bandung.

3.  BENTUK KEGIATAN :
Berkeliling dengan sepeda ontel kebeberapa tempat bersejarah di Kota Bandung.

4.  ROUTE TOUR :
Start: Gedung Pakuan - Km. 0 Kota Bandung - Gedung Merdeka - Museum Asia Afrika - Gedung Indonesia Menggugat - Gedung Sate - Rumah Makan Bancakan – Kampus Iwa Koesoema Soemantri UNPAD (finish)

5.  PESERTA :
Civitas Akademika (staf edukatif, staf administrative, mahasiswa, alumni)
Jumlah Peserta        : 100 orang

HARAPAN PEMPROV. JABAR
Masyarakat khususnya peserta meningkatkan partisipasi aktifnya dalam memulihkan lingkungan secara terpadu dan berkesinambungan;
Lebih memasyarakatkan “bike to work” atau menggunakan sepeda dalam aktivitas sehari-hari;
Memelihara dan menjaga kelestarian khasanah budaya di Jawa Barat.
Kondisi geografis kota Bandung yang berbentuk cekungan, menyebabkan pergerakan udara termasuk polutan menjadi terbatas, kealpaan mengatasi polusi udara akan menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat Kota Bandung, termasuk kita di dalamnya.
Menanam pohon dan bersepeda merupakan upaya positif mengurangi ancaman polusi yang semakin meningkat di kota Bandung.