Fri05182012

Last update10:18:22 AM

Heryawan Ingin Warga Jabar Rutin Jalan Sehat

Heryawan Ingin Warga Jabar Rutin Jalan Sehat

Bandung – Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menginginka...

Gedung Bapeda Diresmikan; Kesehatan, Pendidikan dan Pangan Jadi Prioritas

Gedung Bapeda Diresmikan; Kesehatan, Pendidikan dan Pangan Jadi Prioritas

TASIKMALAYA – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan me...

Netty Heryawan Peragakan Busana Desainer Ternama

Netty Heryawan Peragakan Busana Desainer Ternama

BANDUNG – Universitas Islam Bandung (Unisba) dan Ik...

Heryawan Meninjau  langsung Proses Evakuasi

Heryawan Meninjau langsung Proses Evakuasi

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan du...

Pasien Miskin Harus Dijamin

Pasien Miskin Harus Dijamin

BANDUNG BARAT – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ...

Heryawan: Berkat Kerja Keras RSUD Cililin Diresmikan

Heryawan: Berkat Kerja Keras RSUD Cililin Diresmikan

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan didampingi Bupa...

Photo Gallery

201120112011201120112011201120112011
  • ja-news-1
  • ja-news-2
  • ja-news-3

Lintas Jabar

Setting

Lintas Kabupaten Kota

Setting

Opini Media

Setting

ANTARA BRAGA & DAYEUH KOLOT

Oleh: Lie Charlie

APA sebenarnya tujuan revitalisasi Jalan Braga (Bandung) ? Supa...

DISTRIBUSI ELPIJI YANG TEPAT SASARAN

Di Jawa Tengah,Jawa Barat,dan Jawa Timur, kita temui fenomena antrean panjang un...

DSID CIMAHI YANG PERTAMA DI INDONESIA

DEMANG HARDJAKUSUMA,(GM)- Untuk memperkuat sistem inovasi, Pemerintah Kota Cimahi meluncurkan "Dokumen Strategi Inovasi Daerah (DSID) 2011-2015", Selasa (19/7). Cimahi tercatat sebagai kota pertama yang meluncurkan dokumen strategi inovasi daerah sekaligus kota yang memiliki komite inovasi daerah pertama di Indonesia. Wali Kota Cimahi, Itoc Tochija mengatakan, diluncurkannya "Dokumen Strategi Inovasi Daerah 2011-2015" merupakan aksi nyata dari penguatan sistem inovasi di daerah, khususnya di kota Cimahi.

"Dibantu oleh BPPT, Pemerintah Kota Cimahi bisa merumuskan dan meluncurkan dokumen strategi inovasi daerah yang diharapkan bisa menjadi acuan bagi unsur pemerintahan Kota Cimahi dalam merencanakan program-program pembangunannya," kata Itoc. 

Dijelaskan Itoc, untuk dokumen strategi inovasi daerah tersebut pihaknya sudah mempersiapkannya sejak tujuh tahun lalu. Tak kunjung diluncurkannya dokumen tersebut, karena keterbatasan yang dihadapi oleh Pemkot Cimahi. Namun, setelah dibantu oleh BPPT akhirnya bisa tergali juga berbagai potensi yang dimiliki oleh Cimahi. Salah satunya adalah kearifan lokal Cireundeu.

Wali kota berharap lewat buku sistem inovasi daerah tersebut, semua dinas bisa melakukan berbagai inovasi dengan kreativitas yang dimiliki masing-masing dinas.

"Tidak cuma itu, diharapkan inovasi ini bisa juga berimbas pada generasi muda yang berorientasi pada perubahan-perubahan inovasi. Sehingga mereka bisa lebih inovatif lagi," bebernya.

Beri dukungan

Sementara itu, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Marzan Azis Iskandar mengatakan siap memfasilitasi keinginan pemerintah daerah dalam mengembangkan sistem inovasi. Beruntung Kota Cimahi memiliki pemerintah daerah yang mendukung perkembangan strategi inovasi daerah.

"Berdasarkan data yang kami miliki Kota Cimahi memang kota yang sering berinteraksi dengan BPPT. Dengan peluncuran dokumen strategi inovasi daerah ini, Cimahi pun menjadi kota pertama yang memiliki komite inovasi daerah, karena yang sudah ada hanyalah komite inovasi nasional. Ini sebagai salah satu ciri Cimahi dipimpin pemimpin yang selalu kreatif demi kesejahteraan daerahnya," ujar Marzan.

Dalam hal penguatan sistem inovasi ini, tambah Marzan, Cimahi tercatat sebagai salah satu kota dari 15 kota/kabupaten yang menjadi mitra BPPT dalam penguatan sistem inovasi daerah saat ini.

"Diharapkan dengan sistem inovasi daerah, bisa menciptakan Kota Cimahi sebagai kota kondusif yang masyrakatnya memiliki kreativitas dan selalu inovatif dan bisa menjadi surga inovator di Indonesia," urainya. (B.113)

Sumber: Harian Galamedia - Rabu, 20 Juli 2011