Info Terakhir
- KERUGIAN PUTING BELIUNG CAPAI Rp 1,1 MILIAR
- BERKAS CALON ANGGOTA PANWASLU DIVERIFIKASI
- KPUD TELITI IJAZAH KANDIDAT
- BANDUNG HANYA MILIKI 19 TPS LIMBAH
- PANSUS BUMD JABAR ENDUS DUGAAN KORUPSI
- AGENDA GUBERNUR, SELASA, 09 MARET 2010
- CINA SIAP BANTU JABAR
- TAHUN 2010, TAHUN INFRASTRUKTUR JABAR 92 PERSEN MANTAP
- LELANG AMAL SOS, GUBERNUR PEMBELI 25 JUTA
- AGENDA GUBERNUR, SABTU, 06 MARET 2010
Pengunjung
We have 80 guests onlineJajak Pendapat
| HERYAWAN : PEMPROV JABAR DORONG TERUS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR |
|
|
|
| Monday, 25 January 2010 14:28 |
|
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil harus terus diupayakan. Apalagi bila kawasan itu memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Sehingga ketersediaan sarana jalan dan jembatan menjadi hal yang wajib diadakan. Untuk maksud itu, maka pada tahun 2010 ini, Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran mencapai Rp 1 triliun guna mendukung ketersediaan infrastruktur di seluruh Jawa Barat.
“Ketersediaan infrastruktur wilayah memiliki daya ungkit cukup besar dalam rangka peningkatan perekonomian daerah yang berkorelasi kuat dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu harus dikerahkan segala daya upaya, baik dengan kekuatan sendiri maupun merangkul investor untuk terlibat langsung dalam pembangunan Jawa Barat,” ujar Heryawan usai bersama Menteri PU Joko Kirmanto meresmikan Prototipe Jembatan Beruji Kabel (Cable Stayed) Pejalan Kaki dan Sepeda Motor “Pusjatan Palijaba”, di Desa Parakan Lima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi kabupaten Sukabumi, Senin (25/1) pagi. Lebih lanjut Heryawan menegaskan dengan latar belakang itulah, pihaknya terus melakukan promosi kepada para investor dalam maupun luar negeri untuk menanamkan investasinya di Jawa Barat. Selain itu, dengan dukungan alokasi Rp. 1 triliun dari APBD Jabar tahun 2010 diharapkan dapat membenahi sejumlah infrastruktur daerah. Khususnya guna meningkatkan kualitas mantap jalan provinsi sepanjang 2.199,18 km mencapai 92% atau naik sekitar 3,3% dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 88,70%. “Diharapkan dengan kebijakan dan pendekatan ini mampu mengurangi disparitas infrastruktur daerah, terutama jalan dan jembatan antara wilayah selatan dan utara, yang pada gilirannya akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian daerah diwilayah tersebut secara lebih signifikan,” tutur Heryawan di atas Jembatan Beruji Kabel (Cable Stayed) yang berlokasi di atas sungai Cimandiri Kabupaten Sukabumi dengan panjang total jembatan ± 240 M itu. Menurut Heryawan keberadaan jembatan ini tentunya menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan sarana transportasi antara Kecamatan Cikembar dengan Kecamatan Jampang Tengah, sekaligus diharapkan mampu menggerakan roda perekonomian lokal. Selain itu diharapkan mampu meningkatkan motivasi penyelenggara pemerintahan daerah, untuk lebih memperhatikan kondisi sarana dan prasarana umum di daerahnya masing-masing. |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- STIMULUS DAN EFEKTIVITAS KEBIJAKAN FISKAL
- MAJALENGKA DAPAT JATAH 368 CPNS



