Home Di Media Ahmad Heryawan di Media GUBERNUR TEGASKAN KEMBALI PERAN STRATEGIS PEMUDA
GUBERNUR TEGASKAN KEMBALI PERAN STRATEGIS PEMUDA PDF Print E-mail
Monday, 25 January 2010 14:26
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan kembali peran strategis pemuda dalam pembangunan di Jawa Barat.  Untuk itu, peningkatan rasa nasionalisme serta penguatan jati diri dan idealisme pemuda ditempatkan sebagai fokus  pembangunan kepemudaan di Jawa Barat. Beberapa program dilaksanakan antara lain; Pembinaan Mental Spiritual Bagi Pemuda, Jambore Pemuda dan Kemah Bhakti Kesatuan Pemuda, Pelatihan Kewirausahaan, Pertukaran Pemuda Antar Negara dan Antar Provinsi, Kapal Pemuda Nusantara, Pemilihan Pemuda Pelopor serta Seleksi dan Pemusatan Paskibraka.
 
Untuk tahun 2010, menurut Heryawan selain  kegiatan tersebut, dilaksanakan pula kegiatan Konferensi Pemuda Asia-Afrika, Temu Konsultasi dan Pentas Kreasi Balad Kreatif Pemuda, Pelatihan Kepemimpinan dan Bela Negara Bagi Pemuda serta Dialog Kepemudaan. “Melalui upaya tersebut, diharapkan tercipta sosok pemuda yang mampu memberikan solusi dalam mengatasi persoalan-persoalan kehidupan masyarakat, serta tampil sebagai inspirasi dalam membangun kepeloporan, kepemimpinan dan kejuangan, menuju kesejahteraan dan keadilan,” tegas Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Minggu (24/1) malam.
 
Berdasarkan data per Desember 2009, jumlah penduduk dikategorikan sebagai pemuda mencapai 71 juta jiwa atau sekitar 30,47 % dari total penduduk Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 14,8 juta jiwa ada di Jawa Barat. Kondisi ini tentunya menjadi modal signifikan untuk mendorong mewujudkan  agenda pembangunan daerah dan nasional. Karena, ujar Heryawan tanpa peran aktif pemuda dalam pembangunan, adalah  hal yang mustahil untuk mewujudkan masyarakat madani yang sejahtera dan berkeadilan.
 
Untuk itu di Jawa Barat sendiri, pembangunan kepemudaan diarahkan dengan mengoptimalkan potensi pemuda sebagai social catagory, bukan political catagory. Hal ini kami pandang sangat penting, karena secara filosofis, paradigma pemuda sebagai social catagory dipahami sebagai konsepsi yang memposisikan pemuda sebagai aset sosial atau aset bangsa yang paling strategis.