Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 111 guests onlineJajak Pendapat
| GUBERNUR ROMBAK ESELON III-IV |
|
|
|
| Friday, 09 January 2009 15:51 |
|
Bandung (Sindo) – Setelah melantik 56 eselon II beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga merombak susunan eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Jabar. Sebanyak 900 eselon III dan IV rencananya dilantik pada Senin (12/1) mendatang. Hal ini dilakukan sebagai penyesuaian susunan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) setelah dilantiknya para pejabat baru.”Ini untuk reformasi birokrasi, selain itu juga untuk penyesuaian setelah ada penggeseran dan pensiun. Kita harus mengisi kursi kosong yang ditinggalkan. Ini hal yang lazim di pemerintahan,” kata Heryawan di Gedung Pakuan Kota Bandung kemarin. Heryawan menerangkan, terdapat empat faktor yang menjadi indikator dalam penyusunan struktur aparatur, yakni organisasi, aparatur, kultur,dan prosedur pelayanan. Heryawan mengatakan bahwa aparatur dan kultur menjadi yang tersulit untuk dibenahi. ”Ini masuk dalam moralitas aparatur dan kebiasaan di era terdahulu yang sulit untuk dibenahi.Namun kami akan tetap berupaya untuk menjalankan reformasi birokrasi ini,”paparnya. Dia mengungkapkan, tidak semua pejabat eselon III dan IV dimutasi,namun mereka akan tetap dilantik bersama 900 orang lainnya.”Semua pejabat eselon III dan IV yang menduduki posisi baru nanti juga akan dilakukan evaluasi kinerja. Masukan evaluasi tidak hanya menampung laporan dari atas, tetapi juga dari bawah,”paparnya. Dalam kesempatan itu Heryawan juga meminta agar perekrutan PNS ke depannya juga dapat direformasi dengan mekanisme perekrutan yang lebih terprogram. Hal itu terkait dengan kritikan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Bandung Deddy Mulyadi yang menyatakan bahwa perekrutan PNS 2008 kurang optimal. Deddy merujuk pada pelaksanaanrekrutanCPNSdi Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sempat diulang. ”Hal seperti itu jangan ada lagi pada pelaksanaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun-tahun mendatang. Selain itu juga jangan ada lagi titip-menitip dalam perekrutan CPNS,”katanya. Dia juga mengusulkan sistem rekrutmen CPNS di Jabar menggunakan sistem online seperti yang dilakukan Departemen Luar Negeri (Deplu). Hal itu akan meminimalisasi kesalahan penilaian dan kesalahan prosedur dalam perekrutanini.” Kamiakanmengacu perekrutan CPNS di Departemen Luar Negeri yang serbaonline untuk menekan upaya titip-menitip,”pungkas Deddy. (krisiandi sacawisastra) Sumber: Seputar Indonesia, Jum'at 09 Januari 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



