Info Terakhir
- NETTY HERYAWAN TERJUNKAN GURU PRIVAT KE BALEENDAH
- AGENDA GUBERNUR - RABU, 10 MARET 2010
- RATUSAN RUMAH DI KADUNGORA TERENDAM BANJIR
- BIRO IKLAN DIDENDA Rp 255 JUTA
- LUBANG BESAR GANGGU AKSES JALAN
- JALUR PURWAKARTA-CIANJUR TERPUTUS
- SUDAH LAYAKKAH KOTA BEKASI MERAIH ADIPURA ?
- DANA BENCANA BERMASALAH
- 350 PERAHU TRADISIONAL BERLABUH
- GABAH HASIL PANEN PETANI CIANJUR ANJLOK DRASTIS
Pengunjung
We have 174 guests onlineJajak Pendapat
| INVESTOR TIMUR TENGAH MINATI SEKTOR PETERNAKAN |
|
|
|
| Monday, 29 June 2009 18:32 |
|
Pengusaha Arab Saudi Temui Gubernur Jabar
Bandung, (PR).- Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang dipromosikan kepada investor Arab Saudi. Sektor pertanian, peternakan, pariwisata, dan manufaktur telah ditawarkan oleh Dubes RI untuk Arab Saudi kepada para pengusaha di negara itu. Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Salim Segaf Aljufri mengatakan, salah satu wilayah andalan Indonesia untuk ditawarkan kepada para pengusaha Arab Saudi adalah Jabar. Menurut dia, potensi ekonomi jabar cukup lengkap, dari yang berskala kecil hingga berskala besar. Yang menarik para investor dan pengusaha Arab, kata Salim, adalah pengembangan usaha peternakan dan pertanian. Jabar sudah dikenal di negara itu sebagai wilayah yang subur dan memiliki lahan cukup luas untuk pengembangan potensi peternakan dan pertanian. "Saya pikir, banyak investor Arab yang tertarik berbisnis sapi dan kambing di Jawa Barat," kata Salim, seusai bertemu dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, pekan lalu. Untuk menawarkan kesempatan berinvestasi, Salim juga membawa beberapa pengusaha Arab Saudi untuk bertemu dengan Gubernur Jabar. Selain melihat langsung potensi Jabar, para pengusaha Arab itu juga membicarakan kesempatan usaha yang lebih detail dengan Pemprov Jabar. Dia berharap, di masa mendatang akan lebih banyak pengusaha Arab yang berinvestasi atau membuka perdagangan dengan pengusaha di Jabar. Pasar besar Sementara itu, Gubernur Jabar mengatakan, Pemprov Jabar telah menawarkan setiap sektor yang ada kepada investor dan pedagang Arab Saudi. Selain pertanian dan peternakan, yang ditawarkan adalah sektor pariwisata dan tekstil. "Semua kami tawarkan dan kami melihat ada peluang perdagangan tekstil dari Jabar ke Arab Saudi," kata Heryawan. Menurut Gubernur, Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya merupakan pasar besar yang harus digarap. Karena itu, Pemprov Jabar akan mendorong pengusaha jabar untuk berniaga dengan pengusaha dan investor dari kawasan itu. Ketertarikan dunia Arab terhadap produk jabar sebenarnya sudah berlangsung lama. Namun, Jabar sendiri belum mampu memenuhi tuntutan pasar dari wilayah itu. Dinas Peternakan Jabar sudah menyatakan kesiapannya untuk mendorong peternak jabar memaksimalkan produksi daging kambing. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah mendorong produksi bakso daging kambing, agar masyarakat terbiasa dan terbuka matanya untuk berbisnis kambing. (A-132)***
Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Senin 29 Juni 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- STIMULUS DAN EFEKTIVITAS KEBIJAKAN FISKAL
- MAJALENGKA DAPAT JATAH 368 CPNS



