Home Di Media Ahmad Heryawan di Media HERYAWAN : KITA TERUS PENUHI KEBUTUHAN LISTRIK MASYARAKAT
HERYAWAN : KITA TERUS PENUHI KEBUTUHAN LISTRIK MASYARAKAT PDF Print E-mail
Monday, 15 June 2009 17:25
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan tekadnya untuk terus mendorong kemajuan guna mewujudkan Masyarakat Jawa Barat yang Mandiri Dinamis dan Sejahtera. Salah satunya dengan menyediakan sarana listrik dan penerangan yang selama ini baru sekitar  50 persen dinikmati masyarakat. Seperti yang sudah dijanjikan, pada anggaran tahun 2009, Pemprop Jabar siap menggelontorkan dana sebesar Rp 80 miliar bagi pembangunan sarana kelistrikan bagi masyarakat.

"Listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat guna mendukung kemajuan. Dengan energi listrik yang mengaliri perdesaan diharapkan membuka keterisoliran sebuah kawasan. Sudah tentu akan berdampak pada laju aktivitas perekonomian dan  meningkatnya taraf kesejahteraan masyarakat, khususnya di perdesaan,” lanjut Heryawan di kediaman Gedung Negara Pakuan, Bandung, Sabtu (13/6) lalu.

Sehubungan dengan kebijakan tersebut, maka Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Propinsi Jawa Barat mulai melaksanakan pelelangan Kegiatan Pengembangan Listrik Perdesaan Tahun Anggaran 2009. Lelang tersebut dilaksanakan melalui Layanan Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik (LPSE), yang sudah dimulai sejak 12 Juni 2009 dan dijadualkan selesai pada awal Agustus 2009.

Menurut Sekretaris Pelaksana Harian LPSE Jawa Barat, Ika Mardiah, ada 71 paket pekerjaan kelistrikan yang dilelang oleh Dinas ESDM Jawa Barat. Nilainya, lanjut Ika  mencapai Rp 41 miliar. Lokasi proyek tersebut tersebar di 2 kota dan 18 kabupaten di seluruh Jawa Barat. Lokasi itu antara lain; Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Sukabumi, Purwakarta, Subang. Karawang, Bekasi, Bandung, Bandung Barat, Bogor, Cianjur, Cimahi, Sumedang, , Garut, Ciamis, Indramayu, Kuningan dan  Majalengka

Adapun nama pekerjaan yakni Pembangunan Jaringan Listrik di Jawa Barat dengan Jenis Pekerjaan SUTM, SUTR dan SR/IR. Di samping itu Dinas ESDM juga telah melaksanakan lelang untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan Pengembangan Bioenergi di beberapa kebupaten dalam rangka mewujudkan kemandirian energi masyarakat Jawa Barat.

Sementara itu, hingga saat ini Dinas Bina Marga Propinsi Jawa Barat telah menyelesaikan seluruh proses lelang peningkatan/rehabilitasi jalan dan jembatan.. Secara keseluruhan yang menggunakan LPSE, jumlah pekerjaan yang sudah usai dilelang sebanyak 83 paket. Paket yang terakhir diumumkan pemenangnya adalah paket Rehabilitasi Jalan Purwakarta-Curug, pada Senin 15 Juni 2009.

Begitu juga dengan Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA) Jawa Barat  telah menyelesaikan sekitar 75% proses lelang, yakni mencapai 135 paket dari 180 paket yang dilelangkan. Dengan demikian, proses lelang untuk Dinas PSDA  Jabar dijadualkan selesai seluruhnya pada akhir Juni 2009.

"Proses lelang lewat LPSE Alhamdulillah cukup lancar, hal itu terbukti dengan sejumlah pekerjaan, baik skala besar hingga kecil dapat diselesaikan secara tepat waktu dan cermat.  Mudah-mudahan Kenyataan  itu sekaligus mematahkan keraguan pihak tertentu akan penggunaan LPSE," ujar Ika.

Lebih lanjut Ika menyampaikan bahwa hingga Senin, 15 Juni 2009, jumlah paket yang dilelangkan melalui LPSE Jawa Barat hampir mencapai 400 paket. Jumlah tersebut menurut Ika merupakan prestasi tersendiri bagi Jawa Barat karena tertinggi dibandingkan dengan LPSE lainnya di seluruh Indonesia.
 

Slide


tangkubanperahu.jpg

Berita Lain