Info Terakhir
- LAPORAN DARI KORSEL
- MOBIL DINAS DEWAN SEDOT Rp 8 M
- WUJUDKAN JAWA BARAT SEBAGAI GREEN PROVINCE
- UNTUK GENJOT PRESTASI OLAHRAGA, GUBERNUR KUNJUNGI KORSEL
- Dinas, Badan dan Biro Jabar
- NAMA BUPATI dan WALIKOTA BESERTA WAKILNYA
- KEPALA DAERAH HARUS BANGUN SINERGI UNTUK WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
- HERYAWAN: DESA CIBATU TIGA DESTINASI WISATA BARU DI JAWA BARAT
- 15 PADEPOKAN SENI DIRESMIKAN GUBERNUR JAWA BARAT
- DARMIN, "PEREKONOMIAN NASIONAL MULAI MEMBAIK"
Pengunjung
We have 132 guests onlineJajak Pendapat
| EMPAT DAERAH RAIH STIMULUS |
|
|
|
| Tuesday, 24 March 2009 10:43 | |||
Subang, Majalengka, Sumedang, dan Kabupaten Tasikmalaya Bandung, (PR).- "Hal ini didasarkan dari hasil pembahasan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), beberapa waktu lalu," ujar Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta usai memberikan pemaparan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat 2009 di Hotel Horison, Kota Bandung, Senin (23/3). Namun, Paskah tidak menjelaskan projek infrastruktur apa saja yang akan dibantu di empat daerah tersebut. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan alokasi stimulus itu berdasarkan pada mekanisme penilaian Departemen Keuangan (Depkeu) dengan kriteria tertentu dan provinsi tidak terlibat dalam proses alokasi stimulus tersebut. "Sebetulnya kalau Jawa Barat mendapatkan alokasi stimulus itu mungkin bisa menyelesaikan 20% masalah nasional karena 20% penduduk nasional ada di Jawa Barat. Itu diharapkan menjadi perhatian pemerintah pusat," katanya. Bila mendapat alokasi stimulus, ia mengharapkan untuk segera menyelesaikan masalah infrastruktur di selatan Jabar. Wilayah ini menjadi perhatian utama selain penyelesaian infrastruktur di sentra-sentra produksi yang ada seperti di kawasan Bogor, Depok Bekasi (Bodebek), Cirebon, Palabuhanratu, dan daerah-daerah sentra produksi lainnya. Meski begitu, Gubernur berharap alokasi stimulus dari pemerintah itu bisa tepat sasaran. Sementara itu, Paskah Suzetta dalam penjelasannya pada Musrenbang juga menyayangkan jumlah alokasi sementara untuk Jabar yang relatif kecil. Padahal, Jabar memiliki potensi tenaga kerja dan populasi penduduk yang sangat besar. Saat ini Bappenas sedang mengkaji semua program yang akan mendapat alokasi stimulus fiskal. Patokan utamanya, menurut Paskah, program-program itu harus sesuai koridor dan bersinegi dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2009. "Projek-projek yang mendapat alokasi stimulus harus projek yang betul-betul sudah siap dan bukan projek dadakan atau desain baru," katanya. Ia mengungkapkan, pemindahan alokasi stimulus bisa dilakukan meski masih ada kendala karena secara undang-undang memang tidak memungkinkan dana pemerintah pusat digunakan daerah tanpa melalui APBD Menurut dia, Depkeu sudah berkonsolidasi degan BadanPemeriksa Keuangan (BPK) dan secara lisan menyatakan pengalihan alokasi stimulus bisa dilakukan. "Jika pada lokasi lain belum siap dan tidak sesuai RKP, itu bisa saja dialihkan pada daerah yang sudah siap seperti Jawa Barat meskipun hak bujet ada di DPR. Hal itu tentunya melalui konsultasi di DPR," katanya. Paskah memprediksi alokasi stimulus bisa diimplementasikan minggu depan. Meski, masih ada sedikit kekhawatiran belum ada konfirmasi tertulis dari BPK. "Dengan beberapa perbaikan mekanisme alokasi di pemerintah, itu bisa dicairkan tepat waktu. Apalagi, presiden mengimbau dana stimulus harus disalurkan April tahun ini," katanya. (A-132/A-190)*** Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Selasa 24 Maret 2009 |
Popular
- IDEOLOGI PANCASILA
- BIODATA ANGGOTA KABINET INDONESIA BERSATU II (2009-2014)
- SAJAK "BODOR" WABUP LESTARIKAN BAHASA SUNDA
- KEBUDAYAAN DALAM ERA GLOBALISASI
- IDEOLOGI POLITIK DI INDONESIA
- PEREKONOMIAN INDONESIA 2010
- 488 TENAGA HONORER DIANGKAT JADI PNS 2009
- PENANGGULANGAN BANJIR
- TRAGEDI DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
- PELUANG USAHA DARI PEMBAYARAN LISTRIK
- MENEGAKKAN DISIPLIN DI SEKOLAH
- PROFESIONALISME GURU DI TAHUN 2009
- SISTEM EKONOMI KERAKYATAN VS NEOLIBERALISME
- SERTIFIKASI PROFESI BAGI PENGAWAS SEKOLAH
- 9.566 GURU DI JAWA BARAT LULUS SERTIFIKASI 2008



