|
GUBERNUR: JABAR SIAP LAYANI ARUS MUDIK |
|
|
|
|
Wednesday, 01 September 2010 10:03 |
|
BANDUNG (SINDO) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan, berbagai infrastruktur dan sarana pendukung lainnya di provinsi ini sudah siap menghadapi arus mudik Lebaran 2010.
”Kami akui, belum seluruh jalur utama di Jabar siap dilalui arus mudik secara maksimal. Tapi,saya yakin sudah cukup layak digunakan pada Lebaran ini,” ujar Heryawan seusai rapat koordinasi persiapan Lebaran dengan sejumlah kepala daerah dan instansi terkait di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat,kemarin. Menurut Heryawan, Pemprov Jabar sudah mengeluarkan dana sekitar Rp1,1 triliun untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Jabar demi kelancaran arus mudik tahun ini. Telah beroperasinya jalan Tol Kanci-Pajagan,lanjut dia, akan dapat mengurai kemacetan di jalur pantai utara (pantura) yang selalu parah setiap tahun. |
|
Read more...
|
|
PERSIAPAN JALUR MUDIK MENCAPAI 93 PERSEN |
|
|
|
|
Wednesday, 01 September 2010 10:00 |
|
BANDUNG, (PR).-
Secara umum segala persiapan jalur mudik Lebaran tahun 2010 berjalan lancar. Mulai dari persiapan infrastruktur transportasi, pengamanan arus mudik, hingga penyediaan kebutuhan pokok, dan bahan bakar mobil saat menghadapi Lebaran 2010.
"Sembilan puluh tiga persen jalan provinsi sudah bagus, seperti jalur alternatif Wado dan Cikamurang yang sering digunakan para pemudik. Jalur Nagreg, walaupun belum optimal, sudah bisa digunakan," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, seusai rapat koordinasi kesiapan menghadapi Lebaran 2010, di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Jln. Diponegoro, Bandung, Selasa (31/8). |
|
Read more...
|
|
Wednesday, 01 September 2010 09:56 |
|
DJUANDA,(GM)-
Sebanyak 8 juta kendaraan baik pribadi maupun umum yang digunakan pemudik Lebaran tahun ini akan melewati Jabar. Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan sebesar 30% dari tahun 2009 yang hanya 7 juta kendaraan. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan 3,08 juta orang atau mengalami peningkatan sebesar 1,19% dari tahun sebelumnya yang mencapai 3,002 juta orang.
Demikian diungkapkan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di saat memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Lebaran Tahun 2010 di Gedung Bappeda Jabar, Selasa (31/8). Rakor dihadiri Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, Ketua DPRD Irfan Suryanagara, Kapolda Jabar Irjen Pol. Sutarman, Kasdam III/Siliwangi Hadi Lukmono, Sekda Jabar Lex Laksmana, dan para bupati/wali kota. |
|
Read more...
|
|
8 JUTA KENDARAAN AKAN LINTASI JAWA BARAT |
|
|
|
|
Wednesday, 01 September 2010 09:47 |
|
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan menghadapi hari raya Iedul Fitri 1431/2010 tingkat provinsi yang diselenggarakan di ruang rapat Soehoed Warnaen Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar pada Selasa (31/08/2010) pagi.
Rakor yang membahas berbagai kesiapan seluruh perangkat pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, Ketua DPRD Irfan Suryanagara, Kapolda Jabar Irjen Pol. Sutarman, Kasdam III Siliwangi Hadi Lukmono dan Sekda Jabar Lex Laksmana. |
|
Read more...
|
|
JABAR AKAN BANGUN 27.000 KELAS |
|
|
|
|
Tuesday, 31 August 2010 15:08 |
|
Ditargetkan Selesai 3 Tahun dengan Anggaran Rp 600 Miliar TAMANSARI,(GM)- Pemprov Jabar menargetkan membangun 27.000 kelas dalam tiga tahun. Mulai tahun 2011 sampai 2013, setiap tahunnya akan dibangun 9.000 kelas yang dananya berasal dari APBD Pemprov Jabar, pemerintah pusat, dan swasta.
Demikian disampaikan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan saat memberikan sambutan pada acara penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Komputer Indonesia (Unikom) di Gedung Sabuga, Jln. Tamansari, Senin (30/8).
Heryawan mengatakan, total biaya untuk membangun 27.000 kelas mencapai Rp 600 miliar. Biaya tersebut akan dianggarkan pada setiap tahun anggaran yang besarnya disesuaikan dengan alokasi dana pendidikan. |
|
Read more...
|
|
TETAP 20% UNTUK PENDIDIKAN |
|
|
|
|
Tuesday, 31 August 2010 14:30 |
| GUBERNUR Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) menyerahkan bantuan untuk pengembangan divisi robotika Unikom berupa uang sebesar Rp 100 juta yang diterima Rektor Unikom Eddy Soeryanto Soegoto, pada prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Komputer Indonesia (Unikom) di Gedung Sabuga Kota Bandung, Senin (30/8). DUDI SUGANDI/"PR" |
BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan menuturkan, APBD 2011 Provinsi Jabar masih akan mengalokasikan dua puluh persen untuk bidang pendidikan. Meskipun sama dari segi persentase, tetapi dari segi nilai, anggaran pendidikan 2011 mengalami peningkatan dari tahun 2010.
"Masih dua puluh persen lebih, tetapi kalau diuangkan jumlahnya meningkat. Tahun 2011 mencapai Rp 1,8 triliun," kata Heryawan saat menghadiri prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Komputer Indonesia (Unikom) di Gedung Sasana Budaya Ganesa Jln. Tamansari Bandung, Senin (30/8). |
|
Read more...
|
|
GUBERNUR INGATKAN BUPATI-WAKIL BUPATI SUKABUMI TINGKATKAN IPM |
|
|
|
|
Monday, 30 August 2010 14:22 |
|
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan perkembangan pembangunan Kabupaten Sukabumi dalam kurun 5 tahun terakhir cukup menggembirakan. Hal itu ditandai dengan lonjakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS), bila tahun 2008 hanya 69,67 poin, maka pada tahun 2009 menjadi 70,14 poin. Apabila dibandingkan dengan peningkatan IPM Jawa Barat pada tahun yang sama, sebesar 0,52 poin, maka peningkatan IPM Kabupaten Sukabumi hanya terpaut 0,05 poin. “Jelas ini sebuah prestasi yang harus terus ditingkatkan,” ujarnya. |
|
Read more...
|
|
HERYAWAN: ANGGARAN KESEHATAN 2012 MENJADI 10 PERSEN APBD JABAR |
|
|
|
|
Monday, 30 August 2010 14:20 |
|
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan kualitas kesehatan di Jawa Barat. Hal itu dibuktikan dengan semakin baiknya Indeks Kesehatan yang kini mencapai 71,52 poin pada tahun 2009, atau meningkat 0,19 poin dari tahun 2008. Pada tahun anggaran 2010 ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp. 329,24 miliar lebih atau 4,9% dari total APBD. Kondisi anggaran itu jelas meningkat sebesar Rp. 76,3 miliar lebih dari anggaran kesehatan tahun 2009.
“Insya Allah , untuk menunjukan keberpihakan pada kesehatan, maka pada APBD tahun anggaran 2011 kami berupaya kembali meningkatkan anggaran kesehatan menjadi 7,5% dari total belanja APBD, dan diharapkan pada APBD tahun anggaran 2012 anggaran kesehatan Provinsi Jawa Barat bisa mencapai 10% dari total belanja APBD, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” ujar Heryawan di Gedung Negara Pakuan, Minggu (29/8). |
|
Read more...
|
|
|